Akibat Biaya Kargo Mahal, Cabai NTB Stop Kirim ke Batam dan Sumatra

TrubusNews
Thomas Aquinus | Followers 2
10 Jan 2019   09:00

Komentar
Akibat Biaya Kargo Mahal, Cabai NTB Stop Kirim ke Batam dan Sumatra

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Para pengusaha di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, saat ini untuk sementara menghentikan pengiriman cabai. Hal tersebut akibat dari mahalnya biaya kargo pesawat.

"Sudah hampir satu bulan kami menghentikan pengiriman karena harga kargo pesawat mengalami kenaikan hingga 150 persen," ujar Ketua Asosiasi Cabai Indonesia Provinsi NTB Subhan, Rabu (9/1).

Menurutnya, kenaikan biaya kargo tersebut berdampak terhadap harga beli cabai rawit hijau di tingkat petani yang banyak dikirim  ke Sumatra dan Batam.

Baca Lainnya : Jaga Pasokan dan Harga, Kementan Dorong Pengembangan Olahan Cabai

Akibatnya, pengiriman dihentikan untuk sementara dan fokus memenuhi kebutuhan dalam daerah dan pengiriman ke Jakarta untuk jenis cabai rawit lokal.

"Kalau mengirim menggunakan jalur darat ke Batam, relatif sulit. Harus pakai kargo. Beda dengan Jakarta masih aman pakai jalur darat," katanya.

Subhan mengakui, sudah menyampaikan masalah tersebut kepada para petani yang sekaligus menjadi pengusaha cabai kepada Kepala Dinas Perdagangan NTB Putu Selly Andayani, sebelum melakukan pertemuan dengan jajaran Dinas Perhubungan NTB.

Baca Lainnya : Jelang Natal Harga Cabai Merah Mulai Pedas di Pekanbaru

"Kami masih belum mendapatkan titik temu setelah melakukan pertemuan di dua instansi tersebut," ujarnya.

Selain itu, Subhan juga akan menyurati Gubernur NTB Zulkieflimansyah untuk membahas masalah kenaikan biaya kargo pesawat hingga 150 persen.

"Kalau itu tidak bisa ditangani, saya bisa pastikan petani cabai tidak akan menanam jenis cabai rawit yang dipasarkan keluar NTB," ujarnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: