Fakta-fakta Soal Rencana Razia Anjing dan Kucing di Jakarta

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
08 Jan 2019   13:17

Komentar
Fakta-fakta Soal Rencana Razia Anjing dan Kucing di Jakarta

Razia satwa liar di dki jakarta (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Soal razia satwa liar (anjing dan kucing) di DKI Jakarta ramai diperbincangkan netizen di sosial media beberapa waktu belakangan ini. Terkait kabar tersebut, banyak informasi yang simpang siur soal rencana Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.

Terkait rencana sosialisasi tersebut, sejumlah fakta ini harus kamu ketahui:

Pertama, guna mencegah terjangkitnya virus rabies kepada satwa-satwa liar di DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang berupaya mencegah penyebaran penyakit lewat hewan penular rabies (HPR) yakni anjing dan kucing.

Tapi yang perlu ditekankan adalah upaya ini tidak berfokus pada razia kepada satwa-satwa liar.

Baca Lainnya : Petugas Razia Hewan Penyebar Rabies di GBK Selama Asian Games Berlangsung

"Kegiatan ini diisi dengan hanya memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pemahaman tata cara pemeliharaan hewan HPR yang baik. Agar tidak membahayakan lingkungan," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta Sri Hartati, beberapa waktu lalu.

Kedua, Hartati menegaskan, sosialisasi hanya akan digelar hari ini, Selasa (8/1) serentak di lima wilayah di DKI Jakarta, yang meliputi, Jakarta Pusat; Kelurahan Mangga Dua Selatan, Jakarta Utara; Kelurahan Sukapura, Jakarta Selatan; Kelurahan Ragunan, Jakarta Barat; Kelurahan Jelambar dan Jakarta Timur: Kelurahan Kelapa Dua Wetan.

Selain itu, Hartati mempersilahkan warga yang ingin menyelamatkan anjing dan kucing liar yang ditemukan di jalan-jalan. Hal ini karena, pihaknya memang akan melakukan penangkapan terhadap HPR yang tidak dipelihara.

Lebih lanjut Hartati mengungkapkan, penangkapan baru akan dilakukan setelah sosialisasi ke masyarakat selesai.

Baca Lainnya : Vaksinasi Hewan Penular Rabies di Jakarta Pusat Lampaui Target

"Kalau ada laporan masyarakat iya itu tugas kita," tegasnya.

Ketiga, anjing dan kucing liar yang dibawa ke penampungan hewan anjing maupun kucing yang tertangkap oleh mereka akan ditempatkan di sebuah penampungan hewan.

"Kami sudah kerja sama dengan penyayang (binatang), ada selter yang mau menampung," ujarnya kembali.

Meski begitu, pihaknya akan terbuka jika ada yang ingin mengadopsi kucing atau anjing yang tertangkap tersebut.

"Kalau tertangkap, siapa yang mau nanti ambil silahkan," tuturnya.

Baca Lainnya : Stop Jadikan Burung Hantu dan Hewan Liar Sebagai Peliharaan

Meski begitu, Hartati tidak menyebutkan dengan pihak mana mereka bekerja sama maupun lokasi penampungan hewan-hewan yang ditangkap tersebut.

Keempat, satwa-satwa liar tidak akan mendapat perlakuan buruk di media sosial juga beredar foto-foto kucing ditangkap menggunakan jaring, kemudian dimasukkan ke dalam kandang yang sempit.

Hartati menegaskan hewan-hewan tersebut tidak akan mendapat perlakuan buruk dari Dinas KPKP.

“Rencana ini dilakukan untuk mewujudkan DKI Jakarta bebas rabies,” tutupnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: