Februari, Indonesia Akan Impor Jagung 30.000 Ton 

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
08 Jan 2019   09:00

Komentar
Februari, Indonesia Akan Impor Jagung 30.000 Ton 

Gempa, ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengumumkan bahwa pemerintah akan menambah impor jagung sebanyak 30.000 ton pada Februari 2019 mendatang. Jumlah ini untuk menambah stok jagung impor yang pada 2018 lal ditargetkan sebesar 100.000 ton.

Pihaknya mengatakan, permintaan impor jagung ini disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian (mentan) Andi Amran Sulaiman karena melihat kondisi persediaan dalam negeri.

Enggar mengaku keputusan itu diambil pada rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

"Karena tidak cukup, Pak Mentan juga bilang bahwa minta impor di rakor itu," kata Enggar saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (8/1)

Terkait keputusan jumlah impor jagung yang akan dilakukan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) juga telah mengeluarkan surah perintah kepada Perushaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk melakukan impor.

Diakui Enggar, Surat perintah (SP) akan segera terbit dalam waktu dekat.

"Bulog setelah rakor memutuskan, kemudian prosedurnya Bulog meminta dikeluarkan SP. Maka kita keluarkan. Saya belum teken tapi sudah disiapkan. Hari ini rasanya kelar. Langsung online kok," ujar Enggar menambahkan.

Pada akhir 2018, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Oke Nurwan menegaskan, Indonesia akan kembali menambah impor jagung sebesar 30.000 ton di tahun 2019.

Dikatakan Oke, saat itu dirinya tengah menyiapkan perizinan impor dan penugasan impornya. Penugasan sendiri akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logisitik (Bulog). Nantinya impor jagung ini ditargetkan datang semua pada Maret 2019.

"Lagi proses impor jagung. Kita prosesnya sedang mengusulkan penugasan. Sudah mengajukan (usulan penugasan). Jadi sedang berproses. Kan prosesnya Bulog baru bisa impor kalau ada penugasan dari Menteri BUMN. Jadi sedang diusulkan untuk penugasan," tandas Oke.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: