Mendag: Suplai dan Distribusi Sudah Baik, Penimbunan Beras Bisa Dihindari

TrubusNews
Astri Sofyanti
07 Jan 2019   21:00 WIB

Komentar
Mendag: Suplai dan Distribusi Sudah Baik, Penimbunan Beras Bisa Dihindari

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita. (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Menteri Perdagangan RI (Mendag), Enggartiasto Lukita optimis bahwa harga bahan pangan khususnya beras pada tahun 2019 akan lebih stabil dibandingkan dengan tahun 2018.

Dikatakan Enggar, tahun ini pemerintah akan lebih berupaya menjaga ketersediaan stok beras, terlebih ketersediaan stok beras milik Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog).

Baca Lainnya : Tahun 2019, Presiden Jokowi Fokus Menjaga Stabilitas Harga Beras

"Harga itu kan tergantung suplai dan demand. Sekarang stok di Bulog masih cukup dan sesuai apa yang disampaikan Kementerian Pertanian persediaan yang ada akan mulai panen, maka dari sisi suplai itu tersedia," terang Enggar saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (7/1).

Faktor lain yang membantu kelancaran distribusi bahan pangan dikatakan Enggar adalah ketersediaan fasilitas pendukung seperti jalan tol yang dinilai sangat membantu. Selain itu, sisi distribusi pun saat ini berjalan dengan lancar. Keberadaan fasilitas pendukung, seperti jalan tol terbukti dinilai mampu melancarkan arus distribusi bahan pokok.

"Dari kita Kementerian Perdagangan sisi distribusi saya ingin meyakinkan dengan akses tol darat di Jawa dan tol laut itu lebih mempermudah. Itu terbukti di akhir tahun ketersediaan dan pasokan barang di daerah itu sangat mudah dan itu menekan cost juga," ujar Enggar menambahkan.

Baca Lainnya : Hindari Impor, Bulog Pastikan Kebutuhan Beras Tercukupi pada 2019

Kendati demikian pihaknya mengungkapkan bahwa aspek pengawasan dan penegakan hukum sudah berjalan cukup baik sehingga tidak lagi kasus penimbunan bahan pokok yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab yang bisa berimbas pada fluktuasi harga di pasaran.

"Saya juga yakin tidak ada lagi yang bermain-main, menimbun bahan pokok. Sudah tidak ada karena kita sudah memulai transparansi itu sejak dua tahun lalu. Kalau suplai sudah, distribusi juga sudah baik, penimbunan tidak berjalan itu (fluktuasi harga beras) bisa teratasi," pungkasnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: