Pencarian Korban Longsor Cisolok Dihentikan

TrubusNews
Astri Sofyanti
07 Jan 2019   18:00 WIB

Komentar
Pencarian Korban Longsor Cisolok Dihentikan

Evakuasi korban longsor Cisolok, Sukabumi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pencarian korban yang tertimbun usai terjadi tanah longsor di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat resmi dihentikan.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengungkapkan, tugas Polda Jawa Barat bagi para korban saat ini difokuskan membantu relokasi permukiman setempat.

"Jadi pencarian dihentikan, sekarang Polri fokus untuk membantu relokasi," demikian keterangan Agung di Mapolda Jawa Barat, Senin (7/1).

Baca Lainnya : Ridwan Kamil: Tanah Longsor Mendominasi Bencana Alam di Jawa Barat

Tak hanya itu, sebagian pasukan yang dikerahkan saat pencarian dipulangkan dari lokasi bencana. Agung menambahkan, pencarian korban terakhir dihentikan berdasarkan dari izin keluarga.

Meski telah banyak personel telah ditarik dari lokasi longsor, Agung memastikan Polda Jabar masih menyiagakan personel dari Satbrimob Polda Jawa Barat, personel Ditsabhara Polda Jabar serta personel dari Polres Sukabumi untuk membantu membersihkan lokasi longsor dan area posko-posko penanggulangan bencana.

"Sudah ditarik karena sudah tidak ada pencarian. Tadi malam kapolres sudah laporan bahwa pencarian sudah dihentikan, tinggal satu orang saja yang ketimbun tapi keluarganya sudah mengikhlaskan," ucapnya menambahkan.

Baca Lainnya : Tutup 2018, Tanah Longsor Timbun Puluhan Rumah di Sukabumi

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sampai Minggu (6/1) dari 100 orang terdampak longsor, tim SAR gabungan telah menemukan 64 orang selamat, 31 orang meninggal dunia, dua orang hilang dan masih dalam pencarian, serta tiga orang luka.

Dikatakan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melaporkan, dari tiga orang luka tersebut satu orang luka berat masih dirawat di RS Pelabuhan Ratu dan dua orang telah diperbolehkan pulang.

"31 korban meninggal dunia semuanya sudah berhasil teridentifikasi oleh petugas medis," ucap Sutopo. [NN]


 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Jagung Provit Alternatif Bahan Pangan Sehat

Inovasi   28 Sep 2020 - 20:52 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: