MAI Sumsel Siap Gelar Festival Buah dan Pertanian Unggulan

TrubusNews
Thomas Aquinus
05 Jan 2019   08:00 WIB

Komentar
MAI Sumsel Siap Gelar Festival Buah dan Pertanian Unggulan

Ilustrasi festival buah (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Ketua DPD Masyarakat Agribisnis dan Agroindustri Indonesia (MAI) Sumsel Abdul Najib mengungkapkan Festival Buah dan Pertanian Unggulan akan dilaksanakan kembali. Menurutnya, festival ini berguna dalam rangka melestarikan produk unggulan daerah.

Selain melestarikan produk unggulan, festival yang akan dilaksanakan selama 3 hari pada tanggal 11-13 Januari ini juga bertujuan untuk mengembangkan pemasaran hasil pertanian agar semakin dikenal masyarakat luas.

"Ini merupakan yang kedua. Tahun lalu diselenggarakan di Taman Kambang Iwak (KI) Palembang," ujarnya di Palembang, Kamis (3/1).

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru sangat mendukung kegiatan yang akan diselenggarakan di Griya Agung ini agar semakin banyak masyarakat yang berkunjung ke festival tersebut.

"Dalam festival itu nantinya masyarakat yang datang dapat menikmati buah durian sepuasnya dengan membeli kupon seharga Rp 50 ribu," katanya.

Masyarakat dapat menikmati durian sepuasnya dengan membeli kupon seharga Rp 50 ribu di stan penjualan kupon. Adapun pada hari pertama, makan durian dimulai pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB, sementara hari kedua dan ketiga dimulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Selain makan durian murah, panitia juga menyiapkan rangkaian acara seperti lomba buah unggulan, lomba merangkai parsel buah, lomba foto buah dan masih banyak lagi jenis lomba lainnya. Menariknya, masyarakat juga dapat belajar dunia agribisnis dari talkshow yang disiapkan oleh panitia selama 3 hari pelaksanaan festival tersebut.

Diharapkan, melalui festival ini dapat meningkatkan perekonomian provinsi yang juga dikenal dengan hasil pertaniannya. Sebelumnya, selama ini hasil pertanian Sumsel dijual dalam bentuk mentah, sehingga hilirisasi hasil pertanian ini yang penting.

"Durian, duku, dan rambutan asal Sumsel harus diolah sendiri," pungkasnya. [NN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Menkraf Dorong Indonesia Miliki Peta Geospasial Pariwisata

Peristiwa   22 Feb 2020 - 14:25 WIB
Bagikan: