Awan Misterius Menyerupai Letusan Gunung Anak Krakatau Gemparkan Warga Banten

TrubusNews
Yandi | Followers 2
04 Jan 2019   21:00

Komentar
Awan Misterius Menyerupai Letusan Gunung Anak Krakatau Gemparkan Warga Banten

Penampakan awan misterius yang menyerupai muntahan abu vulkanik gunung berapi. (Foto : Trubus.id/ Yandi)

Trubus.id -- Jumat (4/1) sekitar pukul 17.50 wib sampai pukul 18.15 wib, masyarakat Banten dikejutkan dengan penampakan awan misterius mirip abu vulkanik letusan Gunung Anak Krakatau (GAK). Penampakan awan misterius itu terlihat di beberapa daerah di Banten, seperti di Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Serang.

Banyak warga yang panik karena mengira awak itu merupakan abu vulkanik Anak Krakatau yang sedang meletus.

"Dari Merak (Kota Cilegon) juga jelas kelihatan," kaya Sigit, warga Kota Serang yang bekerja di Kota Cilegon, melalui pesan singkatnya, Jumat (4/1).

Baca Lainnya : Lagi, Gunung Anak Krakatau Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1,5 Kilometer

Wiwid, salah atau relawan dari FesbukBantenNews, yang sedang membantu korban tsunami Selat Sunda juga mengaku melihat awak itu dari daerah Labuan, Kabupaten Pandgelang, Banten.

"Itu awan keliatan dari Labuan. Cilegon, Serang juga katanya keliatan," ujar Wiwid, melalui pesan singkatnya.

Baik petugas Pos Pantau Anak Krakatau maupun BMKG Klas I Serang dan Raden Inten, Lampung, belum bisa memastikan apakah itu awan biasa atau abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan laporan dari situs https://magma.vsi.esdm.go.id/ , yang dibuat oleh Windi Cahya Untung, tercatat asap kawah bertekanan sedang hingga kuat teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tebal dan tinggi 300-2000 meter di atas puncak kawah. Terdengar suara dentuman juga di pos PGA.

Baca Lainnya : Terus Erupsi, Gunung Anak Krakatau Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 2000 Meter

Hasil pemantauan yang dilakukan sejak pukul 12.00 sampai pukul 18.00 WIB itu pun mencatat jumlah letusan sebanyak 37 kali, dengan amplitudo 15-35 mm, durasi 29-187 detik.

Status Anak Krakatau masih berada di Level III atau siaga, dengan jarak aman sejauh lima kilometer dari puncak gunung yang kini memiliki ketinggian 110 MDPL.

Sedangkan berdasarkan data yang dikirimkan oleh Tarjono, Prakirawan dari BMKG Klas I Serang, yang dipantau melalui citra satelit Himawari per pukul 19.00 WIB, ketinggian Sebaran abu vulkanik Anak Krakatau mencapai 10 km Dari Permukaan Laut (DPL). Abu vulkanik bergerak ke arah timur laut, dan tidak terdeteksi hujan di Selat Sunda dan Banten. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: