DLH Pariaman Kecam Alat Peraga Kampanye yang Merusak Pohon

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
04 Jan 2019   13:00

Komentar
DLH Pariaman Kecam Alat Peraga Kampanye yang Merusak Pohon

Poster politikus yang dipasang di pohon, ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Tahun 2019 disebut sebagai tahun politik. Sejak beberapa bulan lalu berbagai atribut kampanye banyak ditemui di berbagai tempat. Mulai dari  kawasan permukiman penduduk hingga sejumlah ruas jalan utama.

Maraknya pemasangan Bahan Kampanye dan alat peraga kampanye (APK) ini bahkan juga menghiasi sejumlah pohon. Seperti yang terjadi di Kota Pariaman, Sumatera Barat, sejumlah APK terlihat tertancap di pohon.

Kondisi ini tentu saja merusak pohon yang berfungsi sebagai peneduh dan juga menghasilkan oksigen bagi masyarakat. Banyak pohon rusak akibat terancap paku dan alat lainnya hanya untuk memasang poster-poster kampanye.

Baca Lainnya: 7 Alasan Sehat untuk Mendekorasi Rumah dengan Tanaman

Karena maraknya tindakan ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pariaman mengecam tindakan tersebut.

"Selain mengganggu keindahan kota. Pemasangan poster-poster di pohon peneduh tersebut juga dapat mengganggu pertumbuhan pohon itu," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pariaman Adrial, kepada wartawan di Pariaman, Kamis (3/1).

Lebih lanjut dikatakan Adrial, pihaknya akan mempelajari beberapa laporan yang diterima oleh instansi yang ia pimpin terkait pemasangan poster di sejumlah pohon peneduh jalan tersebut.

"Ya, kita juga sudah liat beberapa pekan ini banyak pohon-pohon yang dipaku secara sembarangan. Kita akan koordinasikan dengan instansi terkait untuk menertibkan. Untuk menertibkan kita perlu kehati-hatian," ucapnya lagi.

Baca Lainnya: Langka dan Unik, 7 Tanaman Hias Ini Bisa Mempercantik Ruang Keluarga

Pihaknya juga menyesalkan pohon peneduh jalan yang semestinya berfungsi sebagai pelindung bagi pengendara dan juga mengatur sirkulasi oksigen di Kota Pariaman, justru dirusak oleh oknum-oknum peserta pemilihan umum (Pemilu) 2019.

"Seharusnya mereka malu memasang iklan kampanye di pohon itu. Karena dapat merusak keindahan kota," tutupnya.

Tidak hanya di Pariaman pemasangan Alat Peraga Kampanye di pohon juga marak di kota-kota lain. Bagaimana di kota tempat tinggal Trubus Mania, pernah menemukan hal serupa? 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: