Kendalikan Inflasi 2018, Kesejahteraan Petani Meningkat

TrubusNews
Karmin Winarta
03 Jan 2019   11:43 WIB

Komentar
Kendalikan Inflasi 2018, Kesejahteraan Petani Meningkat

Petani di sawah (Foto : Pixabay)

Trubus.id -- Pemerintahan Jokowi-JK sukses menutup tahun 2018 dengan menahan laju angka inflasi sesuai target APBN. 

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Kariyasa, bersyukur bahan pangan turut andil dalam upaya Pemerintah mengendalikan inflasi. 

"Ini menjadi bukti keberhasilan program peningkatan produksi dalam negeri," ujar Ketut dalam keterangannya Kamis (3/12).

Kenaikan harga beras yang sempat dikhawatirkan banyak pihak, pengaruhnya terhadap inflasi jauh lebih terkendali, sekitar 5,2% per tahun. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata laju kenaikan pada periode 2009-2013 sebesar 8,5% per tahun.

Baca Lainnya: Percepat Pembangunan Pertanian 2019, Kementan Siapkan Rp 1,9 Triliun 

Seperti diberitakan, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi sepanjang tahun ini mencapai 3,13 persen year on year (yoy), atau menjadi salah satu capaian inflasi terendah. Secara keseluruhan angka inflasi ini baik karena lebih rendah dari inflasi 2017 di angka 3,61 persen.

"Sesuai dengan prediksi awal tahun dalam APBN 2018 dan proyeksi Bank Indonesia (BI). Diharapkan tahun 2019 bisa makin terkendali," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam Konferensi Persnya di Gedung BPS, Rabu (2/1/2019).

Baca Lainnya: Kementan Terus Siapkan SDM Unggul Agar Petani Sejahtera

Beberapa faktor utama yang membuat laju inflasi lebih terkendali adalah terjaganya keseimbangan antara sisi permintaan dan sisi penawaran, terutama komoditas pangan. 

"Pengendalian harga ini sangat penting, karena harga pangan memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap garis kemiskinan," kata Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta di Jakarta. 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: