BMKG Temukan Lubang Baru Sedalam 1 Km di Puncak Gunung Anak Krakatau 

TrubusNews
Yandi | Followers 2
02 Jan 2019   23:00

Komentar
BMKG Temukan Lubang Baru Sedalam 1 Km di Puncak Gunung Anak Krakatau 

BMKG temukan lubang batu di Gunung Anak Krakatau. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- BMKG menemukan lubang baru di puncak Gunung Anak Krakatau (GAK), artinya, ada dua lubang yang mengeluarkan asap dan material vulkanik. Kini, BMKG terus melakukan penelitian kemunculan lubang baru yang diduga menyambung hingga ke dalam perut gunung berapi yang ada di perairan Selat Sunda itu.

"Jadi celah itu belum menyambung, kalau total sudah menyambung, itu total satu kilometer. Itu masih patah-patah, jadi belum begitu mengkhawatirkan," kata Kepala BMKG, Dwikora saat dikonfirmasi awak media di posko utama bencana tsunami Selat Sunda, di gedung PGRI Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Baca Lainnya : Waspada, Dua Retakan Baru Terdeteksi pada Gunung Anak Krakatau

Guna mengetahui aktifitas erupsi, kondisi cuaca dan ketinggian gelombang di sekitar Anak Krakatau, BMKG telah memasang dua alat baru di Pulau Sebesi. Lantaran, saat terjadi tsunami Selat Sunda, di duga penyebab utamanya karena longsoran badan GAK yang menimbulkan getaran setara dengan 3 magnitudo.

"Tadi untuk mencatat gelombang dan cuaca di Pulau Sebesi dulu. Pulau yang lebih dekat, di Pulau Sertung, tapi kondisi tidak memungkinkan mendekat di Pulau Saya," terangnya.

Baca Lainnya : BMKG Pasang Sensor Canggih di Dekat Gunung Anak Krakatau untuk Deteksi Dini Tsunami

Jarak aman diturunkan, dari satu kilometer, menjadi 500 meter dari bibir pantai. Meski begitu, masyarakat diminta tetap berhati-hati jika beraktifitas di laut. Lantaran GAK masih terus erupsi, meski mengalami penurunan yang cukup signifikan.

"Tapi alam itu biasanya memberi kabar, tapi sensor manusia itu bisa saja kurang menangkap," ujarnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: