Batal Dilepasliarkan, Macan dari Gunung Lawu Kini Huni Kebun Binatang Solo

TrubusNews
Syahroni
03 Jan 2019   07:00 WIB

Komentar
Batal Dilepasliarkan, Macan dari Gunung Lawu Kini Huni Kebun Binatang Solo

Macan tutul yang resahkan warga lereng Gunung Lawu usai ditangkap. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Belum lama ini, warga di lereng Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah digemparkan dengan kemunculan seekor macan tutul yang kerap memangsa ternak mereka. Setelah petugas Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Jawa Tengah turun ke lokasi, beberapa pekan kemudian satwa dilindungi itu berhasi ditangkap.

Kini, setelah 2 pekan menjalani proses rehabilitasi, macan tutul itu tidak jadi dilepasliarkan kembali. Yah, macan tutul tersebut rencanannya akan ditempatkan di Kebun Binatang Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ), Solo.

Kepala BKSDA Jawa Tengah, Suharman mengatakan bahwa macan tutul tersebut urung dilepas kembali ke hutan Lawu. Sebab kondisinya masih dalam pantauan tim kesehatan dari TSTJ.

Baca Lainnya : Macan Tutul yang Teror Warga Lereng Gunung Lawu Akhirnya Ditangkap

"Kami belum berani melepasnya ke alam bebas. Sebab masih harus ada survei lapangan dulu untuk mengetahui ketersediaan makanan dan populasi sejenis di Gunung Lawu, " ujarnya, Rabu (2/1).

ia menyebut, dengan dilepas tanpa tahu sumber makanan, dikhawatirkan nantinya macan ini akan kembali menyerang ternak warga. Untuk itu BKSDA harus benar-benar tahu ketersediaan makanan di alam.

Baca Lainnya : Brutal, Macan Tutul di Lereng Gunung Lawu Gemar Membunuh Ternak Warga

Sementara itu Dokter Kebun Binatang TSTJ, Nuraini mengatakan bahwa kondisi macan tutul dalam keadaan sehat. Dari hasil observasi yang dilakukan, hewan dengan usia 2,5 tahun ini memiliki panjang 80 cm, tinggi 60 cm dan berat 30 kg.

"Selama karantina kami beri daging 1,5 kg per hari campuran daging ayam dan sapi, " Ucapnya.

Sementara itu Direktur Utama TSTJ Solo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menambahkan, pihaknya berharap macan bisa dihibahkan ke TSTJ. Maka dari itu pihaknya tengah melakukan komunikasi dengan BKSDA. "Kami harap bisa dihibahkan supaya bisa dijodohkan dengan macan tutul koleksi TSTJ, " Tandasnya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Ini 5 Daerah di Jawa Barat dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Peristiwa   11 Agu 2020 - 09:18 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: