Diselimuti Pestisida, Benih Jagung Bantuan Jangan Dijadikan Pakan Ternak

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
02 Jan 2019   18:00

Komentar
Diselimuti Pestisida, Benih Jagung Bantuan Jangan Dijadikan Pakan Ternak

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Belum lama ini, muncul kabar miring yang menyebutkan kalau benih jagung bantuan pemerintah di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) banyak dijadikan pakan untuk ternak.

Meski hingga saat ini kabar tersebut banyak dibantah, namun pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) tetap mengimbau agar benih jagung bantuan yang telah disalurkan kepada petani tidak dijadikan pakan ternak.

Direktur Serelia, Ditjen Tanaman Pangan Kementan, Bambang mengingatkan kepada petani, benih jagung tidak bisa dijadikan pangan ternak karena sudah diselimuti (coating) dengan pestisida.

Baca Lainnya : Koordinator Gempita Sulsel, Salurkan Benih Jagung Bantuan dari Kementan

“Benih jagung (jangan) dijadikan pakan ternak. Memang petani mau ternaknya keracunan?” tegasnya belum lama ini lewat siaran resmi.

Bambang menambahkan, kalau benih jagung dijadikan pakan ternak, maka ternak akan mati karena benih itu ada pestisidanya. Dia pun mengatakan pemerintah inginnya memberikan benih sesuai dengan perminatan petani. 

Artinya petani diprioritaskan mendapatkan benih sesuai keinginan, tetapi  kalau tidak tersedia akan diberikan benih alternatif. 

“Tapi kalau benih diberikan alternatif tidak suka, ya tidak usah diterima,” katanya.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Bima, NTB, Saifurrahman menegaskan bahwa tidak ada satu pun petani binaannyayang menerima  benih jagung bantuan dan menjadikannya pakan ternak.

Baca Lainnya : Bulog Sediakan 70.000 Ton Jagung untuk Peternak dan UKM

“Hasilnya, dibuat surat penyataan bahwa berita yang menyebutkan benih bantuan dijadikan pakan ternak adalah berita hoax atau bohong,”  jelasnya.

Saifurrahman menyebutkan bantuan benih jagung baik BISI-2 maupun Premiun 191, sudah ditanam petani, kini tumbuh subur. Petani mengharapkan memang benih BISI  karena sebelumnya petani sudah tanam jenis ini.

“Dengan hadirnya bantuan benih BISI dan Premium, masyarakat merasa terbantu. Benih tersebut kini sudah tumbuh,” pungkasnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

DBD Mulai Hantui Warga Jatim

Binsar Marulitua   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: