Pesta Kembang Api di Tahun Baru, Awas Bahaya Kesehatan Mengintai

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
31 Des 2018   17:00

Komentar
Pesta Kembang Api di Tahun Baru, Awas Bahaya Kesehatan Mengintai

Kembang api (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pada perayaan pergantian tahun, tak lengkap rasanya kalau tidak berpesta kembang api bukan? Saat detik-detik menjelang pergantian tahun, banyak masyarakat dan tempat-tempat wisata pasti akan menyalakan kembang api dengan jumlah yang banyak ke udara.

Sebagaimana diketahui, kembang api menjadi simbol suatu perayaan untuk memeriahkan suatu acara. Terlebih, pesta kembang api kerap menjadi hiburan tersendiri saat merayakan momen spesial, seperti malam tahun baru.

Kembang api menjadi hiasan di langit. Banyak orang berada di luar rumah untuk mengabadikan warna-warni kembang api yang indah. Tapi tahukah kamu pesta kembang api ternyata berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Atmospheric Environment, pesta kembang api di AS pada 4 Juli lalu menyebabkan polusi udara menjadi 42 persen lebih tinggi dibanding hari biasa.

Baca Lainnya: Galapagos Larang Kembang Api untuk Lindungi Satwa Liar

Sekitar 10 lokasi di AS juga tercatat berada di ambang batas tidak aman, menurut Environmental Protection Agency (EPA). Peneliti mengatakan, paparan polusi udara ini bisa berbahaya bagi jutaan penonton. Sayangnya, tak banyak orang yang berpikir dampak kembang api terhadap polusi udara.

Dian J Seidel, peneliti senior dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), mengatakan, kebanyakan orang hanya mengaitkan polusi udara dengan asap kendaraan bermotor atau berasal dari asap pabrik.

Padahal, kembang api yang meletus di udara juga mengeluarkan partikel-partikel halus. Langit malam yang dicemari polusi udara menyebabkan orang batuk-batuk dan mengi atau wheezing.

Polusi udara ini bisa memperparah penyakit kronis, seperti jantung dan penyakit paru-paru. Bahkan, menurut peneliti, bisa menyebabkan kematian dini bagi mereka yang sudah menderita penyakit kronis tersebut.

Baca Lainnya: Riau Rayakan Pergantian Tahun Tanpa Terompet dan Kembang Api?

Peneliti pun menyarankan agar orang-orang yang memiliki penyakit kronis tidak berdekatan dengan daerah yang terpapar polusi kembang api. Demikian pula bagi mereka yang mengidap asma. Sebaiknya, gunakanlah masker agar terhindar dari partikel-partikel halus yang bisa masuk melalui hidung.

Berbagai tempat wisata di Jakarta misalnya sudah dipastikan akan memeriahkan perayaan tahun baru dengan menyalakan kembang api ke udara.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menjadi salah satu pusat titik keramaian pada malam pergantian tahun di wilayah Jakarta Timur. Sejumlah acara dipersiapkan, salah satunya pesta kembang api hingga 6 ribu tembakan.

"Jadi kami ada pesta kembang api jumlahnya 6.422 tembakan, lalu kami juga siap menampilkan sampai 100 ribu pengunjung," ungkap Ketua Panitia Pekan Desember TMII, Diyono kepada watrawan di Jakarta, Senin (31/12).

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: