Dua Ekor Ular Sanca Gegerkan Warga Surabaya

TrubusNews
Karmin Winarta
29 Des 2018   11:00 WIB

Komentar
Dua Ekor Ular Sanca Gegerkan Warga Surabaya

Ular Sanca temuan warga (Foto : ANTARA FOTO/Rahmad)

Trubus.id -- Dua ular sanca ditemukan warga Surabaya di tempat yang berbeda.  Peristiwa jelang akhir tahun ini cukup menghebohkan warga kota buaya tersebut. Ular sanca (Pythonidae) yang pertama ditemukan di Jalan Gunung Anyar Baru II A Nomor 29  dan Sanca kedua ditemukan di Jalan Cantian Tengah Nomor 58 Gang 5, Sidodadi, Simokerto.

Kedua ular tersebut ditemukan dalam hari yang berbeda. Ular Sanca yang ditemukan di Jalan Gunung Anyar Baru ditemukan pada Kamis, sementara ular kedua pada hari berikutnya.

"Dalam dua hari ini ada penemuan ular sanca yakni di Gunung Anyar dan Simokerto," kata Komandan Tim Orong-Orong Dinas Pemadam Kebakaran (DPMK) Surabaya, Widagdo Endang Suroso kepada media.

Baca Lainnya: Usai Santap Kambing, Ular Piton Sepanjang 4 Meter Disantap Warga

Ular sanca yang ditemukan di Simokerto  mempunyai panjang 4 meter dan diameter 15 centimeter, Penemuan ular ini unik. Seorang warga yang bernama Nurul melaporkan melalui pelayanan pengaduan di Command Center 112 yang kemudian ditindaklanjuti oleh Tim Orong-Orong DPMK. 

Satu unit Tim Orong-Orong langsung bergerak menuju salah satu rumah warga di Cantian Tengah, Simokerto yang merupakan lokasi keberadaan ular sanca tersebut.

Petugas sedikit mengalami kesulitan karena ular tersebut berada di atap rumah warga. Namun, ekor ular terlihat dari atap rumah sehingga petugas menarik pelan-pelan ular dengan menggunakan karung goni sampai akhirnya bisa mengamankannya

Baca Lainnya: Tragis, Ratusan Ular Piton Dibantai untuk Penuhi Hasrat Eksis Manusia

"Pimpinan kami mengarahkan agar ular tersebut diserahkan ke Kebun Binatang Surabaya (KBS). Namun dari KBS diarahkan ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur di Sidoarjo karena ular tersebut bukan jenis satwa yang dilindungi. Besok (29/12) rencananya diambil pihak BBKSDA," katanya.

Widagdo menduga ular sanca tersebut peliharaan warga yang lepas. Namun hingga saat ini belum ada warga yang mengaku memiliki ular sanca yang masuk jenis berbahaya tersebut.

Sementara untuk penemuan ular sanca di Gunung Anyar pada Kamis (27/12), Widagdo mengatakan ular tersebut juga sudah dievakuasi oleh Tim Orong-Orong. Ular sanca tersebut sudah diambil oleh pemiliknya. 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: