Sempat Memiih Bertahan, Warga Pulau Sebesi Akhirnya Ikhlas Dievakuasi

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
28 Des 2018   10:44

Komentar
Sempat Memiih Bertahan, Warga Pulau Sebesi Akhirnya Ikhlas Dievakuasi

Tsunami Selat Sunda (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Setelah melalui dialog persuasif, sebagian warga Pulau Sebesi yang berdekatan dengan gugusan Gunung Anak Krakatau akhirnya mau Dievakuasi. Evakuasi tersebut dilakukan sehubungan dengan naiknya status Gunung Anak krakatau menjadi "Siaga".  

"Hampir 500 orang warga dari Pulau Sebesi, yang berada dekat dengan gugusan Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung semula sebagian masih menolak, akhirnya berhasil dievakuasi untuk diungsikan ke lokasi penampungan di Kalianda," jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan I Ketut Sukerta, di Kalianda, Kamis (27/12) malam. 

I Ketut Sukerta menjelaskan, sebanyak hampir 500 orang warga Pulau Sebesi itu berhasil dievakuasi menggunakan kapal TNI AL untuk dibawa ke Pelabuhan Panjang, Bandarlampung. Nantinya, para pengungsi akan  ditempatkan di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, Lampung Selatan sebagai tempat penampungan sementara.

Baca Lainnya: Usai Tsunami Terjang Selat Sunda, Nelayan di Lampung Takut Melaut

"Para pengungsi diturunkan di Pelabuhan Panjang, Bandarlampung karena dermaga itu lebih memadai dan luas untuk merapat bagi kapal TNI AL KRI Cirebon 543, sesuai dengan instruksi komandan kapal," Tambahnya.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih, warga dari Pulau Sebesi itu akan langsung diberangkatkan ke Lampung Selatan dengan menggunakan satu unit bus dinas Polresta Bandarlampung, 10 unit bus milik Pemkot Bandarlampung, satu unit truk dinas TNI AL, lima unit truk dinas TNI AD, tiga unit truk dinas Basarnas, dua unit ambulans dinas TNI AL, satu unit ambulans RS Graha Husada, tiga unit patroli dinas POM TNI AL, dan lima unit Bus Trans-Lampung.

Baca Lainnya: Pasca Tsunami, Jalur Anyer Menuju Tanjung Lesung Berangsur Normal

Sebelumnya, setelah sebagian warga lain telah lebih dulu diungsikan, warga Pulau Sebesi masih tersisa bertahan itu telah meminta untuk dievakuasi dari pulau tersebut, mengingat kondisi aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) telah ditingkatkan statusnya dari waspada (level II) menjadi siaga (level III). Semula mereka masih mencoba bertahan di pulau itu.

Hingga kini, korban meninggal dunia akibat tsunami Selat Sunda di Lampung Selatan keseluruhannya tercatat sebanyak 116 orang dan yang sudah teridentifikasi sebanyak 115 jenazah serta 1 jenazah belum teridentifikasi.

Selain itu, belasan korban dilaporkan masih hilang, korban luka-luka 2.446 orang, dan pengungsi mencapai hampir 8.000 orang, serta rumah yang rusak 658 unit.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: