Angkat Kejayaan Kakao, Mentan Canangkan Revitalisasi di Kolaka Utara

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
27 Des 2018   23:00

Komentar
Angkat Kejayaan Kakao, Mentan Canangkan Revitalisasi di Kolaka Utara

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman mencanangkan revitalisasi kakao di Kolaka Utara. (Foto : Doc/ Kementan RI)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian terus berupaya mengembalikan kejayaan komoditas perkebunan Indonesia. Salah satu komoditas yang ditargetkan adalah kakao. Untuk itu, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman melakukan gerakan revitalisasi kakao di Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Agar target mengembalikan kejayaan kakao di Indonesia terwujud, Amran secara langsung memberikan bantuan Benih Unggul tanaman kakao sebanyak 1.5 juta batang untuk 1.500 hektare kepada kelompok tani di wilayah tersebut. Bantuan kakao tersebut merupakan yang terbesar di Sulawesi tenggara yang totalnya 3,8 juta batang untuk 3.785 hektare.

"Tidak ada cara lain, pertanian Indonesia harus meningkatkan produktivitasnya dengan bibit unggul. Karena itu kita anggarkan 5,5 triliun untuk perkebunan dan horti termasuk kakao, cengkeh, lada, kopi dan lain-lain untuk seluruh Indonesia," kata Amran kepada petani yang hadir di Desa Kalahunde, Kecamatan Pakue Tengah, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, Kamis (27/12).

Baca Lainnya : Mentan Segera Kembalikan Kejayaan Rempah dengan Teknologi Balitbangtan

Kolaka Utara pernah merasakan masa keemasan untuk tanaman kakao pada tahun 1997. Bahkan ketika krisis ekonomi tengah melanda, petani kakao sejahtera karena harganya juga terkerek naik. Namun, sejak maraknya hama penyakit tanaman di tahun 2000-an, kakao tidak lagi menjadi primadona buat petani. Tanaman juga sudah berumur tua dan tidak produktif lagi. 

Data Dinas Pertanian setempat menyebutkan, potensi kakao di Kolaka Utara mencapai 87 ribu hektare, dan 43 ribu harus segera direvitalisasi. Jika berhasil, maka akan bisa mengangkat kehidupan yang 80 persen masyatakatnya tergantung pada perkebunan kakao.

"Bibit Kakao Sambung Pucuk yang kita bagikan ini adalah yang terbaik dan sudah tersertifikasi. Produktivitasnya 3,5 ton per hektare, atau 7 kali lipat dari yang ada saat ini. Usia 10 bulan sudah berbunga dan 18 bulan sudah berbuah," jelas Amran.

Baca Lainnya : Kementan Terus Siapkan SDM Unggul Agar Petani Sejahtera

Ia melanjutkan, pemilihan bibit harus dilakukan petani dengan hati-hati. Pasalnya jika salah menggunakan bibit, petani bisa merugi hingga 20 tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Amran juga memikirkan bagaimana menjaga semamangat petani Kolaka Utara di sela proses revitalisasi kakao. Menurutnya, selama masa proses peremajaan mulai penebangan, penanaman kembali, hingga berbuah, ada waktu sela selama sekitar 2 tahun, petani diminta menanam jagung. Kementan, menurut Amran bagikan bibit jagung gratis untuk ditanam oleh petani, luasnya ditambah dari semula 3 ribu hektare menjadi 5 ribu hektare.

"Harga jagung saat ini sedang bagus dan sangat cocok untuk ditanam petani di sini. Awal pemerintahan kita sudah buat aturan lewat Perpres terkait harga jagung yakni minimal Rp 3.150 per kilogram, sekarang harganya bahkan sudah mencapai Rp. 4.500 per kilogram," ungkap Amran yang juga berkesempatan memanen jagung di lahan seluas 22 hektare jagung pada acara tersebut.

Baca Lainnya : Mentan: Selain Surplus, Pemerintah Juga Berhasil Stop Impor 3,6 Juta Ton Jagung

Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar menyatakan bahwa memang perlu langkah kongkrit untuk menunggu revitalisasi berjalan dengan baik, dengan menanam tanaman sela. Data Dinas Pertanian Kolaka Utara menunjukkan, sepanjang tahun 2018 ini, Kolaka Utara meralisasikan luas tanam sebanyak 6.601 hektare.

"Terima kasih Pak Menterinyang sudah jeli dan mau membantu petani di sini. Pilihan kami, sesuai dengan pak Menteri, yang terbaik adalah jagung. Kami sudah berhasil mengembangkan pertanaman jagung bahkan sudah panen, namun perlu upaya lebih keras untuk perluasan," terang Nur Rahmat. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: