Gubernur DKI Terbitkan Ingub Pembangunan 1,8 Juta Drainase Vertikal

TrubusNews
Syahroni
27 Des 2018   20:30 WIB

Komentar
Gubernur DKI Terbitkan Ingub Pembangunan 1,8 Juta Drainase Vertikal

Gubernur DKI Jakarta keluarkan Ingub pembangunan Drainase Vertikal untuk atasi banjir akibat luapan air hujan. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengantisipasi banjir di musim hujan. Salah satu langkah yang akan dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta saat ini adalah dengan membangun 1,8 juta drainase vertikal.

Sebagai langkah awal, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sudah mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) pembangunan drainase vertikal ini di semua perkantoran di bawah Pemprov DKI Jakarta.

"Kita mengeluarkan Instruksi Gubernur mengenai pembangunan vertikal drainase di seluruh perkantoran pemerintahan DKI," ujar Anies di Balai Kota, Kamis (27/12).

Baca Lainnya : Cegah Tanah Jakarta Ambles, Pemprov Bangun 1,8 Juta Drainase Vertikal

Ia menerangkan, konsep drainase vertikal adalah mengarahkan air hujan masuk ke dalam tanah kembali. 

"Jadi kita melakukan untuk hujan dari Jakarta, sebisa mungkin di tabung dimasukkan ke tanah dengan vertikal drainase dan kita targetkannya masif kemarin kita diskusikan dengan Pak Presiden, kita harapkan bisa 1,8 juta terbangun masif," ucapnya.

Ditambahkannya, target yang akan dikejar dengan sistem drainase vertikal ini adalah zero run off. Artinya, air hujan tidak boleh dibuang ke halaman, namun harus semuanya kembali ke dalam tanah. 

Baca Lainnya : Salah Letak, Drainase Vertikal Bisa Ubah Pola Pergerakan Air Tanah

"Jadi gini, kewajibannya bagi pemerintah DKI adalah bukan hanya membangun, tapi kewajiban zero run off. Zero run off artinya tidak boleh kantor Pemerintah DKI, di mana pun juga termasuk sekolah dan kantor kecamatan, kelurahan, aliran air hujan dikirim keluar halaman. Harus nol, jadi seluruh aliran air hujan harus ditampung di dalam wilayahnya lahan kita sendiri, tidak boleh keluar lahan, itu instruksi barunya," tegasnya.

Ia juga mengatakan, nantinya kantor-kantor pemerintah pusat juga akan diminta melakukan hal yang sama. Begitupun dengan tempat usaha di seluruh Jakarta. Sementara itu, untuk instruksi pembangunan drainase vertikal ini, Anies mentargetkan akan rampung pada 31 Maret 2019 nanti.

"Saya memberikan waktu sampai dengan 31 Maret, seluruh lahan milik DKI harus zero run off per 31 Maret. Kita punya waktu tiga bulan," tutup Anies. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan: