Kementan Terus Siapkan SDM Unggul Agar Petani Sejahtera

TrubusNews
Syahroni
24 Des 2018   08:00 WIB

Komentar
Kementan Terus Siapkan SDM Unggul Agar Petani Sejahtera

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pembangunan sektor pertanian di Tanah Air tidak akan ada apa-apanya tanpa adanya peran para petani. Karena itu, sebagai pelaku utama di sektor pertanian yang memiliki peran dan kedudukan strategis, para petani ini harus sejahtera. Hal itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri belum lama ini.

Kuntoro mengatakan, petani ke depan disyaratkan memiliki kompetensi unggul dalam mengelola pertanian agar mampu memproduksi komoditas dengan mandiri dan menguntungkan. Karenannya, Kementan berkomitmen untuk terus mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Menurut Kuntoro, upaya ini perlu dilakukan agar kapasitas SDM yang terjun ke sektor pertanian mampu mengoptimalkan sumber daya alam secara harmonis demi tercapainya kedaulatan pangan, dan bahkan mewujudkan visi Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada tahun 2045.

Baca Lainnya : Bantuan Alsintan Modern Tingkatkan Produksi dan Sejahterakan Petani

“Sebagai kementerian yang membidangi pertanian, optimalisasi SDM pertanian menjadi ranah Kementan. Tapi ini tidak bisa dilakukan secara sektoral, harus bersinergi dengan pihak lain. Sinergi penting agar pengelolaan bukan sekedar sebuah perencanaan, namun juga dapat diimplementasikan,” jelas Kuntoro. 

Optimalisasi SDM Pertanian yang dilakukan oleh Kementan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang diterapkan melalui program pendidikan, pelatihan, dan pendampingan/penyuluhan. Tiga program ini diintegrasikan agar menghasilkan tenaga siap pakai yang berkualitas dan trampil.

Perwujudan integrasi tiga program tersebut , antara lain hadir dalam program Aksi Regenerasi Petani. Aksi Regenerasi Petani merupakan program yang dimaksudkan untuk mencari bibit-bibit petani muda yang mampu menguasai teknologi pertanian serta memiliki kompetensi di bidang informasi pertanian.

Baca Lainnya : Jika Kesejahteraan Petani Tidak Meningkat, Lahan Pertanian Akan Berubah Fungsi

"Gerakan Regenerasi Petani tersebut dikerjakan dengan fokus agar progam aksi ini betul-betul dapat melahirkan petani muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga pertanian menjadi profesi yang menjanjikan bagi generasi muda,” sebut Boga.

Terobosan lainnya yang dilakukan Kementan dalam mengoptimalkan SDM Pertanian hadir dalam bentuk Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan). Polbangtan merupakan transformasi dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP). Polbangtan secara resmi diluncurkan pada September lalu, di Bogor, Jawa Barat.

Dalam arahannya pada peresmian Polbangtan di Bogor (18/9),  Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyampaikan transformasi yang berjalan merupakan jawaban Kementan atas perubahan dan tantangan sektor pertanian yang berkembang pesat, sekaligus juga implementasi dari amanat Undang Undang (UU) 12/2012 tentang Pendiddikan Tinggi. [RN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: