Jadikan Hewan Sebagai Kado Natal, Tak Sekedar Bahagiakan Orang yang Dikasihi

TrubusNews
Syahroni | Followers 2
21 Des 2018   08:30

Komentar
Jadikan Hewan Sebagai Kado Natal, Tak Sekedar Bahagiakan Orang yang Dikasihi

Anjing jadi salah satu hewan yang kerap dijadikan hadiah untuk orang tersayang. (Foto : Caesar Way)

Sejumlah organisasi kesejahteraan hewan, sebagian besar, bersikeras bahwa hewan tidak boleh diberikan sebagai kado, termasuk saat perayaan Natal. ‘Aturan’ ini didasarkan pada beberapa pengamatan akal sehat karena memiliki hewan pendamping adalah komitmen besar dan harus dianggap sangat serius. 

Pasalnya, hanya kamu — dan bukan teman atau anggota keluarga — yang dapat memutuskan apakah kamu siap untuk mengambil komitmen itu. Merawat hewan juga membutuhkan tanggung jawab keuangan yang signifikan. Kamu harus bertemu hewan tertentu yang kamu pertimbangkan untuk diadopsi, untuk memastikan kamu kompatibel.

Kamu juga harus memiliki gaya hidup yang tepat, dengan waktu yang cukup untuk perawatan dan persahabatan yang tepat. Selain itu, kamu juga harus memiliki lingkungan rumah yang tepat, dengan ruang yang cukup dan dengan keterbukaan terhadap ‘kerusakan’ yang ditimbulkan hewan tersebut. 

Hadiah hewan yang tidak diinginkan dapat menciptakan situasi yang buruk bagi penerima hadiah, yang mungkin merasa kewalahan oleh tanggung jawab dan kemudian sangat bersalah jika mereka memutuskan bahwa mereka tidak dapat hidup dengan hewan itu. Dan, yang paling penting, hadiah hewan yang tidak diinginkan bisa berakhir buruk untuk hewan itu sendiri.

Sebuah kelompok pecinta hewan ada juga berpendapat bahwa aturan ‘hewan peliharaan bukan untuk hadiah’ yang kaku dapat melemahkan tujuan umum meningkatkan adopsi dan mengurangi populasi hewan 'tunawisma' di tempat penampungan.

Namun menurut pencinta hewan, penelitian itu tidak melihat nasib spesies hewan selain kucing dan anjing. Kita cenderung kurang memperhatikan jutaan makhluk kecil yang dijual di toko hewan peliharaan setiap tahun. 

Sebagai masyarakat, kita cenderung memiliki hewan pengerat, reptil, dan ikan dengan nilai lebih rendah daripada anjing dan kucing, dan sangat mungkin bahwa banyak makhluk yang diberikan sebagai hadiah, terutama untuk anak-anak, berakhir dalam situasi yang kurang ideal.

Intinya, semuanya bermuara pada bagaimana kita memahami konsep “hadiah.” Jika kita berpikir tentang pemberian hadiah dalam istilah konsumeris, maka hewan tidak boleh diberikan sebagai hadiah. 

Pembelian dan penjualan hewan memperkuat sikap bahwa mereka adalah objek perdagangan dan bahwa mereka dapat dibuang, jika kita memutuskan kita tidak menyukai atau tidak menginginkannya lagi. 

Syarat Memberi Hewan Sebagai Hadiah

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          

Gunung Krakatau dalam Bingkai Sejarah Dunia

Binsar Marulitua   Liputan Khusus
Bagikan:          
Bagikan: