Uni Eropa Larang Penggunaan Plastik Sekali Pakai

TrubusNews
Thomas Aquinus
21 Des 2018   09:00 WIB

Komentar
Uni Eropa Larang Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Para juru runding Parlemen Eropa akhirnya bersepakat melarang peralatan plastik sekali pakai yang akan diberlakukan di seluruh Uni Eropa. Prakarsa ini merupakan bagian dari upaya mengurangi sampah plastik yang sudah makin bahaya.

Perundingan alot selama 12,5 jam di Parlemen Eropa hari Rabu pagi (19/12) akhirnya menyepakati larangan peralatan plastik sekali pakai, seperti, piring, gelas, peralatan makan lain, termasuk sedotan plastik.

Kemungkinan aturan baru ini akan diberlakukan dua tahun depan. Yang akan dilarang adalah segala peralatan plastik yang sudah ada alternatif non-plastiknya.

Baca Lainnya : 2019, DLH DKI Larang Penggunaan Plastik di 153 Pasar Tradisional

“Aturan yang baru ini nantinya akan mereduksi sampah plastik secara signifikan,” ujar wakil Austria yang saat ini menjabat sebagai Presiden Dewan Eropa.

Menteri Urusan Keberlanjutan dan Pariwisata Elisabeth Kstinger mengatakan, kesepakatan tersebut merupakan tonggak sejarah dalam upaya mereduksi sampah plastik.

Terobosan tersebut diawali dari usulan Komisi Eropa bulan Mei lalu yang bertujuan mengurangi sampah plastik secara drastis, terutama sebagai pembungkus makanan dan barang-barang di supermarket. Rancangan UU yang disiapkan masih harus disetujui secara formal oleh negara-negara anggota.

Perubahan drastis bagi konsumen

Aturan baru ini diperkirakan akan mengubah kebiasaan konsumen secara drastis. Kebijakan itu juga akan berdampak pada industri plastik, yang tahun 2015 mencapai omset 340 miliar Euro dan mempekerjakan 1,5 juta pekerja.

Menurut Komisi Eropa, kebijakan ini bisa mereduksi emisi CO2 sampai 3,4 juta ton dan mengurangi sampah yang mencemari lautan. Lebih 80 persen sampah yang mencemari laut terbuat dari plastik. [NN]

 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Jokowi Perintahkan Perkuat Ekonomi Desa di Tengah Pandemi

Peristiwa   25 Sep 2020 - 09:39 WIB
Bagikan:          
Bagikan: