Bencana Longsor Ancam 13 Kabupaten di Sumatera Utara, Ini Lokasi Tepatnya

TrubusNews
Astri Sofyanti
20 Des 2018   10:00 WIB

Komentar
Bencana Longsor Ancam 13 Kabupaten di Sumatera Utara, Ini Lokasi Tepatnya

Tanah longsor, ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mencatat sebanyak 13 kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) berpotensi terjadi longsor selama musim hujan. Terlebih saat ini curah hujan di wilayah tersebut cukup tinggi.

"Untuk Desember 2018 pada umumnya potensi tingkat bahaya longsor di wilayah Sumatera Utara berkisar antara tingkat sedang-tinggi," kata BBMKG) Wilayah I Medan, Edison Kurniawan kepada wartawan di Medan, Kamis (20/12).

Baca Lainnya: Sumut dan Sumbar Dihantam Banjir Bandang dan Longsor , 22 Orang Meninggal

Berdasarkan hasil catatan BMKG, berikut 13 wilayah rawan longsor di Sumatera Utara:

1. Kabupaten Tapanuli Utara (Kecamatan Pahae Jae, Pahae Julu, Siborong-borong, dan Adian Koting)

2. Kabupaten Humbang Hasundutan (Kecamatan Lintong Nihuta, dan Onan Ganjang).

3. Kabupaten Toba Samosir (Kecamatan Porsea, dan Silaen).

4. Kabupaten Samosir (Kecamatan Onan Runggu, dan Palipi)

5. Kabupaten Tapanuli Tengah (Kecamatan Barus, dan Andam Dewi)

6. Kabupaten Tapanuli Selatan (Kecamatan Dolok).

Baca Lainnya: Di Wilayah Ini, Banjir dan Tanah Longsor Masih Berpotensi Terjadi

7. Kabupaten Dairi (Kecamatan Sumbul, Parbuluan, Pegagan Hilir, Siempat Nempuh Hulu, Tiga Lingga, Pinem, dan Silima Pungga Pungga.

8. Kabupaten Pakpak Bharat (Kecamatan Kerajaan dan Salak)

9. Kabupaten Simalungun (Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Sidamanik, Dolok Pardamean, dan Purba)

10. Kabupaten Deliserdang (Kecamatan Bangun Purba, Sibiru-biru, Sibolangit, STM Hilir, dan STM Hulu).

11. Kabupaten Karo yakni (Kecamatan Barus Jae, Merek, Mardinding, dan Payung).

12. Kabupaten Nias (Kecamatan Hiliduho, Gunungsitoli, dan Mandrehe)

13. Kabupaten Nias Selatan (Kecamatan Gomo).

Menurutnya, tanah longsor bukan karena hujan terjadi satu atau dua hari saja. Namun, longsor terjadi karena hujan terus menerus beberapa lama dapat menyebabkan kondisi tanahnya jenuh.

"Tetap waspadai terjadinya bencana longsor khususnya di daerah pegunungan. Terlebih lagi selama bulan Desember potensi curah hujan cukup tinggi," pungkas Edison.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: