Rabu Malam, Guguran Lava Gunung Merapi Kembali Terlihat Mengarah ke Hulu Kali Gendol

TrubusNews
Syahroni
19 Des 2018   22:30 WIB

Komentar
Rabu Malam, Guguran Lava Gunung Merapi Kembali Terlihat Mengarah ke Hulu Kali Gendol

guguran lava yang menimbulkan pendar cahaya kembali terjadi di puncak Gunung Merapi, Rabu (19/12) pukul 19.02 WIB. (Foto : Doc/ BPPTKG Yogyakarta)

Trubus.id -- Sepanjang Rabu (19/12), Gunung Merapi di Jawa Tengah terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Dari hasil pengamatan yang diambil dari CCTV BPPTKG Yogyakarta, sudah 4 kali guguran dan luncuran lava pijar terlihat sejak pagi.

Terakhir, guguran lava yang menimbulkan pendar cahaya kembali terjadi di puncak Gunung Merapi, sekitar pukul 19.02 WIB. Panjang luncuran lava pijar tidak bisa diperkirakan karena lereng berkabut tebal. Arahnya tetap ke bukaan kawah menuju hulu Kali Gendol.

Baca Lainnya : Intensitas Guguran Lava Merapi Masih Rendah Dibanding Erupsi 2016 Silam

Foto yang diambil dari CCTV BPPTKG Yogyakarta di puncak gunung menunjukkan guguran disertai kepulan asap cukup tebal. Status aktivitas Merapi tetap di level ll (Waspada).

Sebelumnya, guguran dan luncuran lava pijar terakhir terpantau pukul 12.30 WIB, 08.10 WIB dan 04.08 WIB. Luncuran mengarah ke hulu Kali Gendol, dan terlihat jelas dari Dusun Balerante, Kemalang, Klaten. Perkembangan menariknya, gejala luncuran lava pijar terjadi sejak sekitar pukul 00.00 WIB, dengan kemunculan titik api diam di puncak.

Baca Lainnya : BPPTKG Antisipasi Guguran Lava Merapi

Info terjadinya luncuran lava pijar ini disampaikan Indriarto dari Pusdalops BPBD Klaten. Rekaman video CCTV di Posko 907 Balerante juga menunjukkan peristiwa subuh tadi.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan terbaru aktivitas Merapi bisa melihat laporan yang disampaikan BPPTKG Yogyakarta lewat akun sosial media mereka di FB, IG, dan Twitter resminya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

KKP Raih Penghargaan Badan Publik Informatif Tahun 2019

Peristiwa   22 Nov 2019 - 23:47 WIB
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: