Warga Tak Ingin Mengungsi, Banjir di Buluh Cina Jadi Objek Wisata

TrubusNews
M. Syukur | Followers 0
15 Des 2018   12:00

Komentar
Warga Tak Ingin Mengungsi, Banjir di Buluh Cina Jadi Objek Wisata

Banjir di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. (Foto : Kontributor Trubus.id/ M. Syukur)

Trubus.id -- Ratusan warga di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, terendam banjir. Walaupun ketinggian air mencapai leher orang dewasa, belum ada warga setempat yang mengungsi karena banjir sudah menjadi langganan tiap tahun.

Jumat (14/12) kemarin, Kepala Basarnas Kota Pekanbaru, Gede Darmada, meninjau lokasi banjir dengan menggunakan perahu karet. Di lokasi, Gede berkomunikasi dengan sekretaris desa setempat untuk menanyakan apakah warga butuh dievakuasi.

Baca Lainnya : Sungai Terpanjang di Sumatera Meluap, Tujuh kecamatan Terendam Banjir

"Sekdes mengucapkan terimakasih atas tawaran itu. Hanya saja, warga belum mau dievakuasi," kata Humas Basarnas Kota Pekanbaru, Kukuh Widodo.

"Tadi juga ada Kepala BPBD Riau memantau banjir. Warga sepertinya sudah terbiasa dengan keadaan ini," sambungnya.

Berdasarkan komunikasi Gede dengan warga, banjir tidak sekadar dianggap sebagai 'tamu' rutin tahunan, tapi juga dijadikan sebagai ajang wisata. Itu karena, ada banyak warga setempat yang berenang dan bermain air luapan dari Sungai Kampar.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: