Asyik Naik Damri Gratis Keliling Danau Toba Selama Libur Natal dan Tahun Baru

TrubusNews
Karmin Winarta
14 Des 2018   18:30 WIB

Komentar
Asyik Naik Damri Gratis Keliling Danau Toba Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Direktur Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo (Foto : Reza Perdana)

Trubus.id -- Wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mendapatkan fasilitas gratis berkeliling Danau Toba menggunakan shuttle bus Damri hanya dengan menunjukkan boarding pass.  Fasilitas gratis ini dapat dinikmati selama musim liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

“Fasilitas tersebut akan memudahkan wisatawan berkunjung ke tempat-tempat atraksi di Danau Toba,” kata Direktur Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo, Jumat (14/12).

Arie menyebut, pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk menyambut wisatawan lokal dan asing yang akan datang ke Danau Toba di saat peak season, seperti halnya saat liburan sekolah, liburan dan akhir tahun. 

“Kita kerja sama dengan Damri menyelenggarakan paket wisata, agar wisatawan bisa bergerak di Danau Toba. Alat transportasi menjadi isu penting dalam pariwisata Danau Toba,” sebutnya. 

Transportasi terjadwal dan gratis untuk wisatawan dengan bus Damri dibikin 4 rute, yaitu Silangit-Parapat, Silangit-Hutaginjang jadi ada shuttle return. Keudian ada shuttle yang berkeliling di Balige dan Parapat. 

Baca Lainnya: Sun Flowers Garden, Tempat Wisata Selfie Terbesar di Medan Diserbu Pengunjung

“Wisatawan bisa bergerak, sehingga hotel dan restoran semakin banyak mendapatkan tamu. Wisatawan tidak perlu membawa kendaraan pribadi, karena sudah ada Damri,” ujarnya. 

Arie menjelaskan, rute tersebut diarahkan untuk datang ke tempat atraksi. Misalnya mau promosi monkey forest di Parapat. Nantinya shuttle tersebut akan ke sana, sehingga monkey forest akan terpromosikan lagi.

“Jika bicara ekonomi, tentunya akan terpengaruh,” jelasnya.

Infrastruktur

Arie mengungkapkan, untuk infrastruktur diperkirakan tahun 2019 akan selesai. Pemerintah membangun infrastruktur untuk menjawab target 1 juta wisatawan. Begitu juga dengan jalan tol yang pasti akan jadi dengan rute Medan-Tebing Tinggi.

“Kemungkinan 2019 akan sampai Pematang Siantar. Kalau sampai Siantar, akan sangat berbeda melihat pariwisata ke Danau Toba. Dinas Perhubungan juga sudah menganggarkan perbaikan  kereta api dari Medan-Siantar, sehingga waktu tempuh akan lebih cepat,” ungkapnya.

Dikatakannya, begitu juga dengan pelabuhan yang nantinya akan dikelola secara profesional. Kapal Ihan Batak, pada 20 Desember 2018 sudah bisa beroperasi. Menyambut libur akhir tahun ini masyarakat maupun wisatawan tidak perlu antri dan kehilangan waktunya di antrian. 

“Selain infrastruktur, yang juga dipersiapkan adalah sumber daya manusia. Kemudian industri travel operator lokal yang siap melayani wisatawan,” tandasnya.  

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: