Dorong Produktivitas Ekspor, Pemerintah Tawarkan Solusi Peremajaan Sawit

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
13 Des 2018   22:00

Komentar
Dorong Produktivitas Ekspor, Pemerintah Tawarkan Solusi Peremajaan Sawit

Ilustrasi sawit (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Pemerintah saat ini terus mendorong peningkatan produktivitas minyak sawit berkelanjutan, berlandaskan prinsip dan kriteria berkelanjutan yang berlaku universal. Tetapi masih banyak petani sawit rakyat yang menggunakan tanaman berumur tua, serta bibit illegitim.

Tahun 2018 ini, Indonesia diperkirakan menghasilkan minyak sawit mentah (CPO) sebanyak 42 juta ton. Sedangkan minyak sawit mentah berkelanjutan (CSPO) bersertifikat RSPO diperkirakan sekitar 12,43 juta ton, dimana sebesar 52% berasal dari Indonesia atau sejumlah 6,5 juta ton, belum lagi yang bersertifikasi ISPO dan ISCC.

Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDP-KS, Herdrajat Natawijaya menilai, produktivitas para petani sawit rakyat pun terbilang rendah, dibandingkan dengan produktivitas perusahaan sawit swasta. Produktivitas petani sawit rakyat hanya mampu menghasilkan 2-3 ton per hektare per tahun. Sedangkan perkebunan swasta, sudah mampu menghasilkan 5-6 ton per hektare per tahun.

Baca Lainnya : Regulasi Ekspor Sawit Kembali Berubah, Pemerintah Gamang? 

"Jadi, secara produktivitas, hasil produksi dari para petani sawit rakyat itu masih di bawah perkebunan swasta yang berkisar 5-6 ton per hektare per tahun. Itu karena, mereka lebih modern," kata Herdrajat di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis 13 Desember 2018.

Hendrajat pun menyebut, rendahnya produktivitas ini berkorelasi dengan rendahnya pendapatan para petani sawit rakyat tersebut. Sehingga, tingkat kesejahteraan mereka pun terbilang masih rendah.

"Karenanya, kami dari BPDP-KS saat ini memiliki solusi, guna mengatasi masalah tersebut, melalui program dana bantuan peremajaan untuk perkebunan sawit,” kata Herdrajat.

Selain itu, lanjut Herdrajat, dalam hal peremajaan pohon kelapa sawit milik rakyat guna mengganti pohon yang sudah tua dan rusak, penggunaan benih unggul bersertifikat pun menjadi salah satu faktor yang dinilai bisa meningkatkan produktivitas para petani sawit rakyat tersebut.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: