Mikroplastik Dipastikan Ada Pada Hampir Semua Penyu di Seluruh Dunia

TrubusNews
Ayu Setyowati | Followers 0
13 Des 2018   16:00

Komentar
Mikroplastik Dipastikan Ada Pada Hampir Semua Penyu di Seluruh Dunia

Penyu (Foto : NatGeo Kids)

Trubus.id -- Masalah mikroplastik di lautan rupanya telah menjadi serius bagi penyu di seluruh dunia. Sebuah studi baru dari para peneliti di University of Exeter dan Plymouth Marine Laboratory bersama dengan Greenpeace Research Laboratories telah menemukan mikroplastik dalam perut setiap kura-kura yang mereka uji - total 102 penyu laut.

Para peneliti menguji lebih dari 100 penyu dari tujuh spesies dan tiga samudra berbeda, dan mereka mencari partikel sintetis yang panjangnya kurang dari 5 mm. Hal paling umum yang ditemukan tim adalah serat, yang kemungkinan besar berasal dari pakaian, ban, filter rokok, dan peralatan memancing.

"Pengaruh partikel-partikel ini pada kura-kura belum diketahui," kata penulis utama Emily Duncan dari Pusat Ekologi dan Konservasi Universitas Exeter. "Ukurannya yang kecil berarti mereka dapat melewati usus tanpa menyebabkan penyumbatan, seperti yang sering dilaporkan dengan fragmen plastik yang lebih besar."

Baca Lainnya : Suhu Dingin Ekstrem di Pantai Cape Cod, Membuat Ratusan Penyu Membeku

Duncan menambahkan bahwa pekerjaan di masa depan harus fokus pada efek mikroplastik dalam organisme air, dan peneliti harus mencari kemungkinan kontaminan, bakteri atau virus serta bagaimana mikroplastik memengaruhi kura-kura pada tingkat sel.

Para peneliti menemukan lebih dari 800 partikel sintetis pada kura-kura, tetapi karena mereka hanya menguji bagian dari usus, mereka percaya jumlah partikel dapat 20 kali lebih tinggi. Mereka tidak tahu bagaimana kura-kura menelan partikel, tetapi mereka berpikir bahwa sumbernya adalah air laut yang tercemar dan pencernaan dari mangsa atau tumbuhan yang tercemar.

Baca Lainnya : Jumlah Penyu yang Mendarat di Pantai Trisik Meningkat, Ini Penyebabnya

Profesor Brendan Godley, penulis senior studi tersebut, mengatakan bahwa konsumsi mikroplastik bukanlah ancaman terbesar bagi penyu saat ini, tetapi ini adalah tanda yang jelas bahwa kita perlu melakukan usaha yang lebih baik untuk mengatur limbah global.

Penelope Lindeque dari Plymouth Marine Laboratory mengatakan bahwa selama pekerjaan mereka selama bertahun-tahun, para peneliti telah menemukan mikroplastik di semua hewan laut yang mereka pelajari. Penelitian kura-kura ini hanyalah menambah bukti bahwa kita perlu mengurangi jumlah sampah plastik, sehingga kita dapat menjaga lautan yang bersih dan sehat untuk generasi mendatang. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait