Pantau Merapi, Jonan Pastikan Jogja Aman untuk Liburan Natal dan Tahun Baru

TrubusNews
Binsar Marulitua
13 Des 2018   08:50 WIB

Komentar
Pantau Merapi, Jonan Pastikan Jogja Aman untuk Liburan Natal dan Tahun Baru

Gunung Merapi, ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengunjungi Pos Pemantuan Gunung Merapi di Kaliurang Rabu Malam (12/12). 

Kunjungannya tersebut,untuk memastikan kawasan tersebut aman dikunjungi wisatawan selama masa liburan Natal dan Tahun Baru 2019.

"Saya mengimbau untuk natal dan tahun baru ini tidak perlu khawatir untuk berkunjung ke Jogja, untuk mengunjungi sanak saudara atau merayakan natal dan tahun baru di sini mustinya tidak apa-apa," kata Jonan saat mengunjungi pos pengamatan Gunung Merapi di Kaliurang, Sleman, Yogyakarta.

Jonan mengatakan, hingga saat ini aktivitas Gunung Merapi diprediksi tidak akan mengakibatkan erupsi besar. Kegempaan yang terjadi kebanyakan diakibatkan guguran lava yang bergerak di dalam kawah.

Baca Lainnya: Lahan Terus Tergerus, Jogja Kembangkan Pertanian Perkotaan

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Gempa (BPPTKG) mencatat, kubah lava saat ini dalam kondisi stabil dengan laju pertumbuhan rendah, yaitu sekitar 3400 m3 per hari dari kapasitas volume kubah 357.000 m3 per hari.

"Kami mendahului, untuk antisipasi apakah ada yang perlu dipersiapkan apabila kegiatan vulkanis gunung-gunung berapi meningkat atau tidak. Salah satunya sekarang kami melihat Gunung Merapi di pos Kaliurang," bebernya

Menurutnya dari laporan, status Gunung Merapi saat ini masih waspada atau level II. Dari hasil data pengamatan, tidak akan terjadi erupsi besar setidaknya sampai Januari 2019.

Baca Lainnya: Ruaya, Produk Unik Kerajinan Kayu dari Jogja

"Dari laporan, bahwa potensi sampai ke, mungkin sampai ke awal Januari untuk adanya erupsi yang besar semestinya enggak. Kalau toh ada ya mungkin hanya guguran lava, hanya muntah saja dari kawah yang agak penuh, " tegasnya.

Sementara itu, Kepala PVMBG Kasbani menambahkan saat ini Gunung Merapi memasuki fase magmatik dengan tipe erupsi efusif. Radius bahaya 3 Km dari puncak gunung Merapi.

"Kubah lava baru kondisinya saat ini masih stabil dan saat ini (Sebaran material) sudah meliputi seluruh kawah, maka di ujung-ujungnya ada potensi terjadi guguran. Perkembangan pembentukan kubah lava sangat lambat, jauh jika dibandingkan tahun 2006 dan 2010 lalu," pungkasnya

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Memberamo Tengah Papua

Peristiwa   23 Okt 2019 - 07:43 WIB
Bagikan:          
Bagikan: