Merapi Waspada, 300 Sabo Dam Siap Hadapi Banjir Lahar Dingin 

TrubusNews
Binsar Marulitua
11 Des 2018   15:42 WIB

Komentar
Merapi Waspada, 300 Sabo Dam Siap Hadapi Banjir Lahar Dingin 

Rekahan kawah Gunung Merapi. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Status Gunung Merapi, Jawa Tengah hingga Selasa (11/12) pagi masih berada pada level Waspada. Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak memastikan seluruh sabo atau kantong material di semua sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam kondisi baik dan siap menampung material vulkanis jika terjadi banjir lahar dingin.

"Saat ini seluruh sabo dam yang ada di lereng Gunung Merapi dalam kondisi yang baik dan siap untuk mengantisipasi ancaman lahar hujan. Sabo sudah siap, sesuai dengan spesifikasi teknik yang ada," kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS-SO), Tri Bayu Aji di Sleman, Selasa (11/12).

Tri mengatakan, saat ini BBWS-SO sudah membangun sebanyak 300 sabo dam yang tersebar di berbagai daerah. "Sabo dam tersebut diantaranya di Sungai Wiro Kabupaten Klaten, Sungai Gendol, Sungai Boyong, Sungai Kuning di Sleman. di Kabupaten Magelang juga ada," katanya.

Baca Lainnya : Tetap Waspada, Laju Pertumbuhan Kubah Lava Merapi Kisaran 2.200 Meter Kubik per Hari

Masing-masing sabo dam di sungai-sungai tersebut pun memiliki daya tampungnya masing-masing. Di Kabupaten Sleman sendiri, sungai yang berhulu di Gunung Merapi meliputi Sungai Gendol, Boyong dan Sungai Kuning.

Tri menambahkan, memang jika material vulkanik yang terlontar dari Merapi sebanyak erupsi 2010, dipastikan seluruh sabo dam tidak dapat menampung semua material vulkanik. "Namun paling tidak terjadi banjir lahar hujan, bisa menghambat aliran lahar hingga tidak sampai ke Kota Yogyakarta," katanya.

Baca Lainnya : Antisipasi Letusan Merapi, BPBD Jateng Pasang 149 Alat Peringatan Dini  

Kepala Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman Heri Suprapto mengatakan, erupsi Merapi tahun 2010 lalu mengakibatkan dam yang difungsikan sebagai kantong lahar dan penghalang aliran lahar panas jebol.

"Di Sungai Gendol ada 14 sabo dam yakni di Dusun Kaliadem, Kopeng, Batur, Manggong, Ngancar, Banjarsari, Bakalan, Bronggang Suruh, Jetis, dan Brongkol yang semuanya di Kecamatan Cangkringan," katanya.

Menurut dia, dari 14 tersebut baru 10 dam yang sudah nampak pascaerupsi Merapi 2010. "Dari Dusun Kaliadem hingga Kopeng ada empat sabo dam yang masih terkubur material vulkanis," katanya. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: