Festival Kopi dan Kuliner Nusantara di Tebingtinggi Dinilai Berani dan Kreatif

TrubusNews
Reza Perdana | Followers 2
09 Des 2018   10:00

Komentar
Festival Kopi dan Kuliner Nusantara di Tebingtinggi Dinilai Berani dan Kreatif

Festival Kopi dan Kuliner Nusantara di Tebingtinggi (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Jika dulunya mengonsumsi kopi identik dengan minuman orang tua, kini kopi sudah menjadi minuman favorit banyak kalangan, termasuk para anak muda. Perubahan tren dalam mengonsumsi kopi diharapkan bisa dimanfaatkan peluangnya oleh para pelaku usaha.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah saat membuka Acara Pos Simpul Koordinasi Festival Kopi dan Kuliner Nusantara Halal Food di Lapangan Sri Mersing Kota Tebingtinggi.

"Saya ingat waktu kecil minta kopi, dikatain seperti orang tua. Sekarang tidak, anak muda malah suka nongkrong di cafe-cafe kopi. Saya apresiasi sekali dengan pemerintah dan masyarakat Tebingtinggi yang cermat menangkap peluang," kata Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah, Sabtu (8/12).

Baca Lainnya : Petani Kopi Salaon Tonga-tonga Hijrah dari Tanam Robusta ke Arabika, Kenapa?

Walaupun Tebingtinggi tidak khas dengan perkebunan kopi, Ijeck menilai pelaksanaan Festival Kopi dan Kuliner Nusantara ini merupakan tindakan yang berani dan kreatif. 

"Artinya melawan keterbatasan yang ada ini," ujarnya.

Selain itu, mengadakan event-event seperti ini juga dianggap Ijeck akan menambah pemasukan daerah. Karena, menarik para pengunjung yang akan berdatangan dari luar daerah dan berpotensi melakukan aktivitas belanja, yang nantinya meningkatkan pendapatan dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi.

"Saya berharap event seperti ini semakin banyak terlaksana di Sumut. Rencananya, tahun depan kita akan menjadi tuan rumah Rally Asia Pasifik. Saya harap ini bisa dilaksanakan di Tebingtinggi," ucap Ijeck.

Baca Lainnya : Tingkatkan Ekspor Kopi Gayo, Kemendag Datangkan Buyer Potensial Kanada

Selain memicu pertumbuhan ekonomi, pelaksanaan event-event baik nasional maupun internasional yang terlaksana di Sumut, juga akan membantu promosi wisata Sumut secara keseluruhan. 

"Semoga ini menjadi usaha bersama kita untuk meningkatkan cinta terhadap kopi kita. Apalagi, kopi Sumatera sangat terkenal. Semoga ke depan jangan orang asing lagi yang jadi pengekspor kopi kita," harap Ijeck.

Wali Kota Tebingtinnggi, Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan, festival kopi dan kuliner nusantara ini merupakan yang pertama kali terlaksana di Tebingtinggi dan direncanakan akan ada setiap tahunnya. 

Baca Lainnya : Ekspor Kopi Aceh ke 17 Negara Meningkat, Capai 53,4 Juta Dolar

"Pelaksanaan event ini sebagai bentuk usaha kami wujudkan visi menjadi kota jasa dan perdagangan. Ada banyak event lain yang kami laksanakan, Tebingtinggi Expo, Cultural Night, Pawai dan Karnaval Budaya Indonesia, Tebingtinggi Agriculture Market, dan yang terakhir Pameran Flora dan Fauna," ucap Umar.

Umar mengakui, meskipun mereka bukan penghasil kopi, dirinya tak ragu untuk laksanakan festival ini. 

"Menanam kita memang tidak bisa, tapi menjual kita bisa," katanya.

Festival Kopi dan Kuliner Nusantara Halal Food dilaksanakan sejak tanggal 8 sampai 9 Desember 2018. Pada acara pembukaan dilakukan penyerahan bantuan kepada para kelompok pelaku usaha berupa chest freezer atau pengawet ikan. Ketiga kelompok pelaku usaha penerima yakni jaya laut, karya jaya, dan kelompok sejahtera. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Mentan Amran: Mau Kaya, Jadi Petani!

Astri Sofyanti   Peristiwa
Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: