Bulog Sumut Lakukan 2 Hal Hadapi Natal dan Tahun Baru 2019

TrubusNews
Reza Perdana | Followers 2
08 Des 2018   08:00

Komentar
Bulog Sumut Lakukan 2 Hal Hadapi Natal dan Tahun Baru 2019

Kepala Perum Bulog Sumut, Benhur Ngkaimi (Foto : Trubus.id)

Trubus.id -- Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Natal dan Tahun Baru, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divre I Sumatera Utara (Sumut) fokus terhadap dua hal untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok.

Kepala Perum Bulog Sumut, Benhur Ngkaimi mengatakan, untuk stabilisasi harga mereka saat ini fokus pada dua hal. Pertama adalah pada penyediaan stok yang saat ini cukup tersedia dalam jumlah yang relatif cukup banyak. Kedua, Bulog Sumut akan mencoba menjaga distribusinya.

"Jangan sampai ada yang terhambat. Apalagi melihat stok yang cukup banyak. Stoknya sudah siap, maka distribusi yang perlu dipertahankan. Kalau saat ini stabil, harapannya jangan lagi ada hambatan," kata Benhur, Jumat (7/12).

Baca Lainnya : Harga Beli dari Petani Masih Rendah, Serapan Beras Bulog Belum Optimal

Benhur menjelaskan, kesediaan stok adalah tugas Bulog. Sementara distribusinya tugas dari Satuan Tugas (Satgas) Pangan dan Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

"Stok Beras yang ada di Bulog Sumut sekitar 90 ribu ton. Terdiri dari Beras premium, medium, termasuk Beras sachet. Semua berada di seluruh gudang Bulog yang ada di Sumut, termasuk di Gunung Sitoli," jelasnya.

Bulog juga melakukan penyewaan beberapa gudang, mengingat kapasitas gudang yang dimiliki hanya sekitar 80 ribu di Sumut. Jika stok lebih dari 80 ribu, tentunya Bulog harus melakukan penyewaan gudang.

Baca Lainnya : Operasi Pasar Beras Bulog Hanya untuk Jaga Harga

"Kita belum ada penambahan pasokan dalam waktu dekat. Stok kita kalau disalurkan masih bisa hingga bulan Juli atau Agustus 2019," terang Benhur.

Mengenai harga, hingga saat ini belum ada perubahan. Terakhir perubahan dilakukan pesan dari menteri perdagangan, yaitu dilakukan kenaikan harga jual tetapi masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

Bulog juga akan melakukan operasi pasar (OP). Diakui Benhur, OP saat ini tidak seperti dulu lagi yang selalu dilakukan ketika harga mengalami kenaikan, tetapi saat ini menjadi rutinitas Bulog dan setiap hari.

Baca Lainnya : Bulog Riau Punya Cara Jitu Agar Harga Bapok Terjangkau Sampai Tahun Baru

"Bahkan pemerintah meminta Bulog melakukan OP 15 ton  per hari," ujarnya.

Permintaan OP 15 ton per hari tersebut tanpa batasan, baik hari-hari besar keagaaman atau tidak. OP yang dilakukan Bulog hampir sama seperti menyalurkan raskin.

"Kalau kemampuan, Bulog siap untuk melakukan permintaan OP. Apalagi jika melihat stok yang dimiliki Bulog Sumut. Bulog sudah menyediakan beras dan melayani siapapun yang meminta dengan berbagai syarat," tandasnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: