Sampah Tersangkut di Pintu Air Manggarai, Tujuh Truk Dikerahkan

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
07 Des 2018   22:00

Komentar
Sampah Tersangkut di Pintu Air Manggarai, Tujuh Truk Dikerahkan

/truk pengangkut sampah di pintu air manggarai (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Sampah-sampah yang tersangkut di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat mulai bersihkan, untuk mengangkut sampah-sampah tersebut, Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Badan Air, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengerahkan tujuh truk.

“Karena saat ini sedang musim hujan jadi sampah semakin banyak, makanya kita mengerahkan tujuh truk sampah mengantisipasi naiknya air di Pintu Air Manggarai,” demikian disampaikan Fauzi, petugas UPK Badan Air di Pintu Air Manggarai kepada wartawan, Jumat (7/12).

Lebih lanjut Fauzi menjelaskan, biasanya satu truk mampu menampung 12 kubik sampah atau sekitar 12 ton. Sampah akan dibawa ke tempat pembuangan sampah sementara di Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, sebelum akhirnya dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Kabupaten Bekasi.

Baca Lainnya : Sampah Plastik Kota Depok Capai 100 Ton per Hari

Saat musim hujan, UPK Badan Air juga mengerahkan Satgas Banjir yang yang bertugas pada sore hari untuk membantu membersihkan pintu air dari sampah.

"Hari ini mulai angkut sampah sekitar pukul 06.00 WIB. Biasanya, kita selesai pukul 15.00, tergantung kondisi aja," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, sampah yang ada di Pintu Air Manggarai diangkut menggunakan dua alat berat, lalu dipindahkan ke dalam truk, katanya, setiap alat berat membutuhkan waktu 15 sampai 30 menit untuk mengisi satu truk sampah.

"Kita pernah mengerahkan sampai tiga alat berat untuk mengangkat sampah," imbuhnya.  

Baca Lainnya : Lampung Darurat Sampah, Harusnya Dikelola Sistematis dan Berkelanjutan 

Menurutnya kebanyakan sampah yang diangkut meliputi plastik, bambu, hingga gabus. Tapi dikatakan Fauzi, beberapa kali petugas menemukan sampah yang tak terduga seperti kulkas, kasur, hingga kipas angin.

Seperti diketahui, Pintu Air Manggarai berperan sebagai pengatur aliran air yang akan menuju Banjir Kanal Barat. Setelah dari Pintu Air Manggarai, aliran air akan menuju Pasar Rumput, Dukuh Atas, Karet, Tanah Abang, Tomang, Grogol, Pademangan, dan Waduk Pluit.

Masalah sampah memang menjadi persoalan yang terus terjadi setiap tahunnya, khususnya musim penghujan. Sampai saat ini, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup berupaya untuk menanggulangi masalah sampah di Pintu Air Manggarai setiap tahunnya. [NN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: