5 Pintu di PLTA Koto Panjang Dibuka, Warga Bantaran Sungai Kampar Siaga Banjir

TrubusNews
M Syukur | Followers 2
07 Des 2018   20:30

Komentar
5 Pintu di PLTA Koto Panjang Dibuka, Warga Bantaran Sungai Kampar Siaga Banjir

Petugas PLTA Koto Panjang menunjukkan ketinggian muka air di waduk tersebut. (Foto : Trubus.id/ M Syukur)

Trubus.id -- Dua hari belakangan, elavasi waduk PLTA Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Riau sudah mencapai ambang batas. Karenanya, sudah 2 kali pengelola waduk membuka pintu pelimpahan dengan ketinggian berbeda dan terus bertambah karena debit air tak kunjung berkurang.

Jika biasanya pengelola PLTA hanya membuka tiga pintu, pada Jum'at (7/12) pagi petugas terpaksa membuka dua pintu lagi hingga total ada lima pintu yang dibuka. Angka itu merupakan jumlah pintu pada pembendung Sungai Kampar itu.

Baca Lainnya : Debit Air PLTA Koto Panjang Meningkat, Banjir Ancam Warga Bantaran Sungai Kampar

"Sebelumnya dibuka tiga, lalu dibuka dua lagi. Awalnya ketinggian 30 centimeter, lalu ditambah menjadi 50 centimeter. Terakhir Jum'at menjelang petang ditambah lagi menjadi 80 centimeter per pintu," kata Manajer Unit Layanan PLTA Koto Panjang, Muhammad Rusdi.

Rusdi menyampaikan, pembukaan lima pintu pelepasan dengan ketinggian 50 centimeter berakibat pada naiknya air Sungai Kampar hingga 100 sentimeter. Dan dengan penambahan 30 sentimeter lagi, debit sungai kian bertambah dan diprediksi hingga 150 centimeter.

Pantauan petugas pada Jum'at (9/12) pagi, elavasi waduk dengan pembukaan semua pintu pelepasan terus naik. Hingga siang elavasinya terbaca pada ketinggian 84.55 mDPL dengan inflow 1680 m3/detik, outflow turbin 349 m3/detik (3 unit x 38 MW) dan outflow pintu pelimpah (spillway gate) 403 m3/detik.

Baca Lainnya : 11 Desa Terancam Tergenang Banjir Sungai Kampar

"Makanya terus ditambah ketinggian pintu pelimpahan agar elavasi waduk normal lagi," ucap Rusdi.

Terkait hal ini, Rusdi menghimbau masyarakat yang beraktivitas ataupun tinggal di sepanjang aliran Sungai Kampar untuk lebih berhati-hati. Pasalnya debit air sungai dipastikan naik.

"Masyarakat juga berhati-hati karena aliran sungai akan bertambah deras," himbau Rusdi. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: