Potensi Banjir Dua Kecamatan di Kota Solo Ini Sangat Tinggi, Ini Alasannya

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
07 Des 2018   20:00

Komentar
Potensi Banjir Dua Kecamatan di Kota Solo Ini Sangat Tinggi, Ini Alasannya

Tinggi muka air di Sungai Bengawan Solo mulai meningkat sehingga potensi banjir akibat luapannya semakin besar. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Memasuki musim hujan, 2 kecamatan di Kota Solo yakni Pasarkliwon dan Jebres mendapat perhatian khusus dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo. Dua wilayah ini rawan terjadi banjir karena lokasinya berbatasan langsung dengan Sungai Bengawan Solo.

"Khusus untuk Kecamatan Jebres dan Pasarkliwon memiliki titik banjir paling banyak. Karena dekat dengan Bengawan Solo, dua kecamatan itu memang menjadi langganan banjir setiap tahun," kata Kepala BPBD Solo, Eko Prajudhy kepada wartawan, Jumat (7/12).

Baca Lainnya : Bengawan Solo Tercemar, Warga Mulai Krisis Air Bersih

"Ada luapan Sungai Bengawan Solo setiap musim hujan yang sampai ke pemukiman warga," sambungnya

Selain kedua kecamatan itu, ada tiga kecamatan lainnya yang juga berpotensi banjir. Wilayah itu meliputi Kecamatan Laweyan, Serengan dan Banjarsari. Dia memperkirakan, titik-titik banjir di Kota Bengawan sama dengan tahun lalu. 

Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Banjarsari, banjir terjadi akibat luapan Kali Anyar dan Kali Pepe. Banjir bandang akan terjadi jika Boyolali terjadi hujan deras.

Baca Lainnya : Bengawan Solo Tercemar, 2 IPA PDAM Surakarta Berhenti Beroperasi

"Sifatnya kalau di Banjarsari itu rawan banjir bandang dari sungai yang berhulu di Boyolali," sambungnya.

"Untul mengantisipasi terjadi banjir, BPBD telah mendirikan sejumlah posko di tiap kecamatan yang rawan banjir," imbuhnya.

Berikut titik rawan banjir beberapa kecamatan di Solo:

  1. Kecamatan Banjarsari meliputi Sumber, Banyuanyar, Gilingan, Nusukan, dan Kadipiro.
  2. Kecamatan Serengan meliputi Tipes, Joyotakan, dan Serengan.
  3. Kecamatan Pasar Kliwon meliputi Semanggi, Sangkrah, Kedung Lumbu, Joyosuran Pasar Kliwon, dan Kampung Baru
  4. Kecamatan Jebres meliputi Mojosongo, Jebres, Gandekan, Pucang Sawit, Sewu, dan Sudiroprajan.
  5. Kecamatan Laweyan meliputi Bumi, Jajar, Karangasem, dan Pajang.

Oleh karena itu, pihaknya meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di sungai. Sehingga aliran air tidak tersumbat dan dapat meluap yang kemudian menggenangi pemukiman warga sekitar sungai. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: