Tremor 9 Kali, Status Gunung Anak Krakatau Jadi Waspada

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
06 Des 2018   15:00

Komentar
Tremor 9 Kali, Status Gunung Anak Krakatau Jadi Waspada

Gunung Anak Krakatau di Provinsi Bandar Lampung. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Gunung Anak Krakatau yang ada di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Bandar Lampung, mengalami sembilan kali tremor kegempaan harmonik sepanjang Rabu (5/12) sampai Kamis (6/12).

Durasi kegempaan berlangsung selama 100 sampai 400 detik dengan ampitudo 2 hingga 23 mm. Vulkanik dangkal terjadi 25 kali, dengan ampitudo 3 sampai 20 mm, durasi 3 hingga 16 detik. Sementara itu, vulkanik dalam terjadi hingga lima kali, dengan amplitudo antara 35 hingga 57 mm dan durasi 17 hingga 30 detik.

Berdasarkan visual, gunung terlihat jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati dan ombak laut tenang. Untuk itu, status Gunung Anak Krakatau naik menjadi level II atau waspada.

Baca Lainnya : Gunung Anak Krakatau Meletus, Keluarkan Asap Tebal Setinggi 500 Meter

Staf Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Deny Mardiono, melaporkan jika angin bertiup lemah ke arah utara dan barat. Suhu udara mencapai 25 hingga 31 derajat Celsius, di mana kelembapan udara 66 hingga 100 persen dan tekanan udara 0-0 mmHg.

"Tektonik jauh 1 kali, amplitudo 48 mm, S-P tidak terbaca, durasi 460 detik. Tremor Menerus (Microtremor) terekam dengan amplitudo 1-15 mm (dominan 3 mm)," ucap Deny, di Lampung, Kamis (6/12).

Maka dari itu, pihaknya juga mengimbau agar masyarakat setempat dan juga wisatawan untuk tidak mendekati kawah dalam radius 2 kilometer. [DF]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: