Sisik Trenggiling Diperdagangkan di Pontianak, Pelakunya Diringkus 

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
06 Des 2018   11:15

Komentar
Sisik Trenggiling Diperdagangkan di Pontianak, Pelakunya Diringkus 

Trenggiling, satwa langka (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Tenggiling masuk ke dalam ketegori satwa dilindungi karena keberadaan di habitat aslinya kian terancam. Namun selalu ada orang-orang tak bertanggungjawab yang hanya bertujuan mencari keuntungan pribadi.

Pelaku berisinial DA ditangkap polisi karena melakukan perdagangan satwa jenis tenggiling (Manis javanica syn. Paramanis javanica).

"Pelaku yang diamankan tersebut berinisial DA, pelaku ditangkap terkait dengan kepemilikan dan perdagangan sisik trenggiling sebanyak 10,8 kilogram," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Barat, Kombes (Pol) Mahyudi Nazriansyah di Pontianak, Kamis (6/12).

Baca Lainnya: Cegah Kepunahan, 433 Ekor Tuntong Laut Dilepasliarkan di Laut Selat Malaka

Berdasarkan keterangan Mahyudi, pelaku ditangkap di Jalan Lintas Malenggang, Desa Balai Karangan 4, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, bersama dengan barang bukti sebanyak 10,8 kilogram sisik Trenggiling.

"Selain itu, kami juga mengamankan satu buah timbangan dengan kapasitas 30 kilogram dan satu lembar nota penjualan sisik trenggiling tersebut," papar Mahyudi.

Pelaku perdagangan satwa langka ini diringkus oleh Tim Sub Direktrorat 4 Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Barat Rabu (5/12) pukul 15.45 WIB yang dipimpin Ipda Rachmad.

Baca Lainnya: Di Tengah Ancaman Kepunahan, 2 Anak Orang Utan Ini Terlahir ke Dunia

Karena perbuatannya, pelaku diancam UU Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, pasal 21 ayat (2) huruf d, Jo pasal 40 ayat (2) dengan ancaman penjara maksimal lima tahun, dan denda maksimal Rp100 juta.

"Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan ke Mako Polda Kalbar guna proses sidik lebih lanjut," ungkapnya.

Lebih jauh ia meminta masyarakat untuk proaktif melaporkan berbagai informasi, termasuk soal satwa yang dilindungi UU karena banyak diperdagangkan.

Hal ini karena sangat penting guna melakukan upaya penyelamatan satwa dilindungi yang keberadaannya kian terancam akibat maraknya perburuan dan perdagangan. 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: