Konflik Separatis Papua, Dinas Kesehatan Menarik Petugas Layanan Medis

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
06 Des 2018   10:45

Komentar
Konflik  Separatis Papua, Dinas Kesehatan Menarik Petugas Layanan Medis

Peta papua (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Tiga puluh satu pekerja PT. Isaka Karya yang tengah membangun jembatan di Distrik Yali, Kabupaten Nduga, tewas tertembak pada hari Minggu, 2 Desember lalu oleh separatis kelompok kriminal bersenjata (KKB). 

Keadaan di luar kendali keamanan pertahanan Indonesia tersebut, memaksa jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika  menarik sejumlah petugas kesehatan dari beberapa wiayah yang berbatasan langsung ke sejumlah wilayah konflik, atau masuk dalam zona merah konflik. 

Sekretaris Dinkes Mimika Reynold Ubra mengatakan, penarikan sementara para petugas kesehatan itu ke Timika karena situasi keamanan di Kabupaten Nduga sering terjadi gangguan keamanan oleh KKB. Kepastian ditariknya petugas kesehatan sudah dikonfirmasi dari Puskesmas Hoeya dan Puskesmas Tsinga, dua wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Nduga.

Baca Lainnya: Matoa, Buah Khas dari Papua yang Makin Banyak Penggemarnya

"Kami sudah menghubungi Kepala Tata Usaha Puskesmas Tsinga, mereka melaporkan bahwa situasi keamanan di Tsinga dan Hoeya kini tidak terlalu kondusif. Makanya kami memutuskan untuk sementara waktu petugas kesehatan kita tarik ke Timika," jelas Reynold di Timika, Kamis (6/12). 

Dinkes Mimika selanjutnya berkoordinasi dengan bagian Community Health Development (CHD) PT Freeport Indonesia guna membantu menyediakan helikopter untuk menjemput para petugas kesehatan di dua wilayah tersebut.

Reynold menjelaskan, saat ini di Puskesmas Tsinga terdapat empat petugas kesehatan pemerintah ditambah delapan orang petugas kesehatan yang ditempatkan Pelkesi (Pelkesi bekerja sama dengan Biro Kesehatan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro/LPMAK). Adapun di Hoeya terdapat lima orang petugas kesehatan.

Baca Lainnya: Noken, Oleh-oleh Khas Papua dari Kulit Kayu

Rencananya, para petugas kesehatan di dua Puskesmas tersebut akan dijemput dengan helikopter di lokasi tugas mereka pada Kamis ini.

Wilayah lain yang juga berbatasan dengan Kabupaten Nduga seperti Alama, saat ini seluruh petugas kesehatannya sudah berada di Timika.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: