16 Kecamatan di Jogja Rentan Bencana Tanah Longsor

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
05 Des 2018   12:30

Komentar
16 Kecamatan di Jogja Rentan Bencana Tanah Longsor

Jogja, rawan tanah longsor (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yogyakarta melaporkan sebanyak 16 kecamatan berpotensi tinggi terjadi bencana longsor. Bencana tersebut dipicu oleh tingginya curah hujan di wilayah tersebut.

16 kecamatan yang berpotensi longsor tersebar di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Sleman, hingga Kulon Progo.

“Risikonya cukup tinggi. salah satu pemicunya karena tingkat kemiringan yang diakibatkan karena tekanan gratifikasi, ditambah curah hujan tinggi,” demikian disampaikan Manajer Pusat Pengendali dan Operasi BPBD DIY Danang Samsu Rizal di Yogyakarta, Rabu (5/12).

Selain itu, BPBD Yogyakarta juga melakukan pemetaan di kecamatan yang berpotensi tinggi mengalami longsor seperti, Kecamatan Dlingo, Imogiri, Pleret, serta Piyungan (Bantul), Patuk Gedang Sari, Ngawen, Nglipar, Semin, Ponjong (Gunung Kidul), Kokap, Pengasih, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang (Kulon Progo), serta Prambanan (Sleman).

Pihaknya melakukan pemetaan tingkat kerawanan longsor tersebut mengacu pada zona kawasan yang berpotensi mengalami gerakan tanah.

Mengingat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mendata 64 kecamatan di Yogyakarta terindentifikasi memiliki potensi gerakan tanah, mulai dari level menengah hingga tinggi.

Untuk mengantisipasinya ia mengimbau warga mewaspadai tanda-tanda risiko tanah longsor seperti retakan tanah di lereng atau pinggiran sungai.
 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: