Kepala Bappenas Larang Dirikan Bangunan Permanen di Pesisir Rawan Tsunami

TrubusNews
Astri Sofyanti
04 Des 2018   14:00 WIB

Komentar
Kepala Bappenas Larang Dirikan Bangunan Permanen di Pesisir Rawan Tsunami

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Kepala Bappenas) Bambang Brodjonegoro akan mengeluarkan kebijakan dengan melarang hunian yang didirikan di kawasan pesisir. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengurangi risiko bencana di pesisir khususnya tsunami

“Daerah rawan terkena tsunami salah satunya di Palu, Sulawesi tengah,” tegas Bambang melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (4/12).

Untuk itu, saat ini Bappenas tengah menyusun aturan mitigasi bencana alam di wilayah pesisir.

Baca Lainnya: Siapkah Jakarta Menghadapi Gempa Bumi Megathrust M 8,7

“Sekarang ini pemerintah sedang menyusun mitigasi bencana alam, salah satunya darah-daerah yang kita indikasikan berpotensi terkena tsunami. Kami akan buat aturan daerah-daerah yang tidak boleh jadi tempat hunian,” ujarnya.

"Sehingga misalkan yang di Palu yang kemarin terkena tsunami, itu akan dijadikan daerah terbuka saja. Tidak lagi menjadi daerah yang menjadi tempat tinggal atau bangunan permanen," tambahnya.

Sementara untuk mitigasi bencana lainnya, dikatakan Bambang akan dilakukan penanaman mangrove di daerah pesisir agar terhindar dari risiko bencana.

Baca Lainnya: Waspada, Tapanuli Utara Jalur Gempa Aktif di Indonesia

"Untuk daerah lain harus dikembangkan seperti mangrove di daerah tersebut. Intinya pembangunan kelautan ini jangan sampai Desa Nelayan yang akan menjadi korban tsunami,” imbuhnya.

Bambang kembali menegaskan, daerah yang berpotensi tsunami tidak akan lagi dijadikan tempat tinggal.

“Nanti akan kita buat aturannya dan zonanya," tutupnya. 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          

Waspada, Penggunaan Hand Sanitizer Jangan Berlebihan

Peristiwa   30 Mar 2020 - 13:05 WIB
Bagikan:          
Bagikan: