Hingga Akhir Tahun Harga Beras Diprediksi Masih Akan Naik

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
03 Des 2018   22:00

Komentar
Hingga Akhir Tahun Harga Beras Diprediksi Masih Akan Naik

Dirut Bulog, Budi Waseso dan Mentan, Andi Amran Sulaiman meninjau harga beras di PIBC. (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami kenaikan harga atau inflasi sebesar 0,27 persen secara bulanan pada November 2018. Kondisi ini tentu saja berpengaruh ke harga bahan pangan utama yang dinilai akan ikut melonjak. Kondisi ini terjadi komoditas pangan utama masyarakat Indonesia.

Potensi kenaikan harga beras diprediksi masih akan terjadi sampai akhir tahun 2018 nanti. Hal ini terjadi seiring dengan melambungnya harga gabah kering panen sebesar 3,64 persen atau menjadi Rp5.116 per kilogram (kg) pada November 2018.

Baca Lainnya : BPS Ungkap Harga Beras Semua Jenis Naik

Sementara itu, kenaikan di tingkat penggilingan mencapai Rp5.212 per kg atau naik sebesar 3,43 persen pada November 2018, dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, terjadi peningkatan jika dibandingkan dengan tahun lalu. "Kalau memasuki bulan Oktober, November, Desember, itu biasanya selalu terjadi kenaikan harga gabah," kata Suhariyanto, di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (3/12).

Ia menilai, hal ini terjadi karena pada Oktober, November, Desember, Januari sudah memasuki musim tanam, di mana jumlah pasokan gabah pasti akan turun.

"Ya biasa itu, selalu terjadi pada waktu itu," sambungnya.

Untuk itu, BPS menilai kenaikan harga gabah kering panen memiliki dampak positif karena nilai tukar petani bisa ikut meningkat. Menurutnya, kenaikan harga pada akhir tahun biasanya terjadi untuk tanaman pangan, sehingga petani menerima lebih banyak uang.

Baca Lainnya : Stok Beras 2,4 Juta Ton, Bulog Berharap Harga Stabil

Melihat kondisi ini, Suhariyanto mengungkapkan, tahun ini jumlah stok beras di Bulog cukup sehingga kalau terus dilakukan operasi pasar, harga di level konsumen tetap bagus. 

"Idealnya kan begitu, di konsumen tetap rendah, di petani tinggi sehingga jadi pendapatan untuk petani," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, BPS telah merilis bahwa pada November 2018, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan mencapai Rp9.771 per kg atau naik 1,3 persen dibanding bulan Oktober. [RN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: