Banjir Rendam 11 Kecamatan di Riau, Stok Logistik Kian Menipis

TrubusNews
M Syukur | Followers 0
01 Des 2018   18:31

Komentar
Banjir Rendam 11 Kecamatan di Riau, Stok Logistik Kian Menipis

Banjir di Riau (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Provinsi Riau saat ini berstatus siaga darurat banjir hingga akhir tahun. Hanya saja persediaan logistik untuk membantu sejumlah daerah yang nantinya terpapar banjir kian menipis. Hal ini membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau meminta bantuan ke Pemerintah Pusat.

"Sudah hampir habis stoknya, makanya diajukan bantuan, semoga cepat disetujui dan dikirim ke Riau oleh BNPB," kata Kepala BPBD Riau Edward Sanger, Sabtu (1/12/2018) siang.

Edward menyebut, permintaan bantuan agar korban banjir tidak kekurangan bahan makanan. Selain itu, penyalurannya lebih mudah, begitu juga dengan koordinasi dengan BPBD daerah karena status siaga.

Baca Lainnya: Banjir Hingga 2 Meter, 275 Hektare Kebun dan Sawah Gagal Panen di Riau

"Jadi BPBD daerah tak mengajukan lagi ke kami, begitu ada banjir langsung dikirimkan. Koordinasinya lebih mudah," tegas Edward.

Di samping logistik, kebutuhan masyarakat seperti tenda, kelambu, selimut dan lain sebagainya juga telah disampaikan permintaan bantuanya oleh Edwar ke BNPB pusat. 

"Yang terpenting ya bagaimana masyarakat bisa kita bantu dan kita bisa lebih optimal agar kita bisa memberikan yang terbaik. Baik itu untuk masyarakat ataupun BPBD" tutupnya. 

Menurut Edward, banjir di Riau sudah terjadi dua bulan belakangan. Hanya saja status siaga darurat banjir dan longsor baru diberlakukan. Hal itu sering dengan penetapan status serupa oleh lima kabupaten di Riau.

Baca Lainnya: Karhutla Berlalu, Bencana Banjir dan Longsor Kini Intai Warga Riau

Berdasarkan data BPBD, banjir sejak November terjadi di Kabupaten Rohul. Banjir ini merendam 4 kecamatan dan 13 desa. Sedikitnya ada 424 rumah terendam banjir.

Kemudian di Indragiri Hulu, per tanggal 9 November 2018 banjir sudah menggenangi 10 kecamatan, 59 desa dengan menggenangi 1.437 rumah. 

Di Pekanbaru sendiri, per tanggal 21 November 2018 menggenangi ada 2 kecamatan dan 2 kelurahan. Selanjutnya di Kabupaten Bengkalis, per tanggal 27 November 2018, banjir menggenangi 3 kecamatan dan 4 desa.

Berikutnya Rokan Hilir per tanggal 15 November 2018 terdapat 6 kecamatan dan 10 desa terdampak banjir. Lalu, untuk di Kuansing per tanggal 4 November 2018, setidaknya ada 11 kecamatan dengan 104 jumlah desa tergenangi banjir. (M Syukur)

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: