Badan Karantina Pertanian Kementan Mulai Terapkan Manajemen Pre Border

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
30 Nov 2018   19:31

Komentar
Badan Karantina Pertanian Kementan Mulai Terapkan Manajemen Pre Border

kepala Badan Karantina Pertanian Kementan, Banun Harpini. (Foto : Trubus.id/ Astri Sofyanti)

Trubus.id -- Jumat (30/11), Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) memaparkan kinerja empat tahun jajarannya di era pemerintahan Jokowi-JK. Dalam pemaparannya, Kepala Badan Karantina Pertanian Kementan, Banun Harpini mengatakan, saat ini Badan Karantina Pertanian tengah menuju sistem karantina berbasis kelas dunia terkait sistem perkarantinaan menuju manajemen pre border.

"Jadi di dalam kita melakukan sistem perlindungan sumber daya alam hayati tidak menyelesaikannya di dalam. Tetapi sebelum produk impor itu dikirim ke Indonesia, kita sudah melakukan proses registrasi mengaudit kebun (establishment)," kata Banun Harpini di kantor Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (30/11).

Baca Lainnya : Pangkalan Bun Jadi Instalasi Karantina Hewan Terbesar di Indonesia

Lebih lanjut dikatakan Banun, pihaknya juga akan melakukan manajemen risiko karena Badan Karantina juga dituntut sebagai trade facilitator.

"Badan Karantina juga diminta untuk mempercepat arus perdagangan ekspor-impor," sambungnya.

Selain itu, Badan Karantina Pertanian juga melakukan mitigasi risiko pre border. Pre border artinya, Badan Karantina datang langsung ke tempat produksi, ke kebun-kebun seperti kebun manggis, kebun nanas mangga pisang dan sebagainya.

Baca Lainnya : Pemerintah Tolak Usulan Pembentukan Badan Karantina Nasional

"Memperkuat sistem audit registrasi berkelas dunia, termasuk hewan misalnya sarang burung walet kita melakukan registrasi di tempat-tempat produksi," ungkapnya.

Lebih lanjut Banun menjelaskan, harmonisasi dilakukan dengan negara-negara tujuan ekspor atau mitra dagang. Hal ini bukanlah kebijakan baru tapi akan diteguhkan sampai tahun 2024 mendatang.

"Menuju pre border berkelas dunia, Badan Karantina Pertanian juga sudah sudah berbasis IOT, Internet of Thing di era revolusi industri 4.0," pungkasnya. [RN]

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: