Nilai Tukar Pembudidaya Ikan Indonesia Membaik pada Oktober 2018

TrubusNews
Binsar Marulitua
30 Nov 2018   14:00 WIB

Komentar
Nilai Tukar Pembudidaya Ikan Indonesia Membaik pada Oktober 2018

Konfrensi pers penutupan Aquatica  dan Indoaqua 2018  di Jakarta International Expo (Foto : Binsar Marulitua/ Trubus.id)

Trubus.id -- Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto mengatakan, menurut data  Badan Pusat Statistik (BPS) , tren perkembangan Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) hingga Oktober tahun 2018, naik sebesar 0,29 persen perbulan. 

Sementara sampai pada bulan Oktober 2018 nilai NTPi tercatat 101,89  atau naik 2,38 persen dibanding periode Oktober  tahun 2017 yang  mencapai 99,52

"Berdasarkan distrubusi nilai NTPi di masing-masing provinsi, tercatat pada periode Oktober 2018, nilai NTPi terbesar yakni Jawa Timur (107,11);Kepulauan Riau (107,11, Sumatera Barat (107,07); Maluku (106,77); dan Jawa Barat (106,28)," jelas Slamet saat konfrensi pers penutupan Aquatica  dan Indoaqua 2018  di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta,Jumat (30/11). 

Baca Lainnya: Bantul Kembangkan Budidaya Ikan Hemat Air dan Lahan, Bagaimana Caranya?

Slamet menjelaskan Kenaikan NTPi, juga dibarengi dengan kenaikan Nilai Tukar Usaha Pembudidaya (NTPUi) selama periode yang sama juga tumbuh positif dengan rata-rata pertumbuhan mencapai 0,29 persen persen. Bulan Oktober 2018, nilai NTUPi tercatat sebesar 114,31 atau naik 3,68 persen dibanding periode yang sama tahun 2017 yang mencapai 110,25.

"Dalam kurun waktu 2017 hingga triwulan III pendapatan pembudidaya secara nasional tercatat naik sebesar 8,6 persen, yakni dari Rp.3.09 juta menjadi Rp3,36 juta pada TW III tahun 2018 ini. Pendapatan ini jah lebih besar dibanding standar upah minimum secara nasional yang mencapai 2,25 juta," tambah Slamet 

Tren pertumbuhan NTPi yang positif sepanjang tahun 2018 tersebut menunjukan bahwa ada perbaikanan struktur ekonomi masyarakat pembudidaya ikan. Struktur ekonommi tersebut yakni peningkatan pendapatan yang berdampak pada perbaikan daya beli masyarakat pembudidaya ikan, utama terhadap akses kebutuhan dasar. 

Baca Lainnya: Air Jadi Kunci Utama Budidaya Ikan Patin

"NTUPI  diperoleh dengan mengeluarkan indeks konsumsi rumah tangga. Seperti Makanan jadi, perumahan, sandang , kesejahteraan pendidikan, rekreasi olahraga dan transportasi," 

Di sisi lain capaian NTPi tersebut juga berpengaruh terhadap peningkatan 'saving' ratio dan menjadi pemicu peningkatan kapasitas rasio melalui reinvestasi. 

Sedangkan capaian NTUPi menunjukan, usaha usaha budidaya semakin efisien. Program gerakan pakan mandiri yang terus berkembang di sentral-sentral produksi disinyalir telah memberikan efek besar  dalam menekan biaya produksi dan meningkatkan nilai tambah keuntungan pembudidaya. 

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: