Badak Betina di Kutai Terperangkap di Lubang Jebakan, Siapa Pelakunya?

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
29 Nov 2018   14:16

Komentar
Badak Betina di Kutai Terperangkap di Lubang Jebakan, Siapa Pelakunya?

Badak Sumatra (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Seekor Badak Sumatra (Dicerorhinus sumatrensis) berjenis kelamin betina perperangkap ke dalam lubang jebakan di Kabupaten Kutai, Kalimantam Timur.

"Pada pukul 09.00 Wita seluruh tim penyelamatan berangkat menuju lokasi lubang jebakan, dan dalam waktu kurang dari 24 jam, badak tersebut dipindahkan dari pit trap ke boma atau kandang angkut," demikian disampaikan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur Sunandar dalam siaran pers, Kamis (29/11).

Lebih lanjut ia mengatakan, pemindahan badak yang diberi nama Pahu  ini dilakukan pada Selasa (27/11), pukul 16.50 WITA. Ia dipindahkan dari lokasi penangkapan ke Suaka Rhino Sumatra (SRS) Hutan Lindung Kelian Lestari. Badak tersebut juga sempat diperiksa di SRS Kelian pada Rabu (28/11).

Baca Lainnya: Heboh Beruang Terjerat Perangkap Babi, Warga Menyelamatkan

"Berdasarkan hasil pemantauan, kondisi kesehatan badak Pahu tersebut stabil dan baik," sambungnya.

Sebagai informasi, badak sumatera merupakan jenis satwa langka. Berdasarkan data Population and Habitat Viability Analysis (PHVA) tahun 2016, populasi satwa ini diperkirakan kurang dari 100 individu di alam. Selain di Sumatera, satwa ini dapat ditemukan di Kalimantan dalam jumlah yang sangat terbatas.

Baca Lainnya: Sudah 2 Hari Terperangkap, Anak Harimau di Hutan Palupuh Belum Dievakuasi, Kenapa?

"Badak sumatra yang hidup di Kutai Barat, habitatnya terdesak oleh konsesi tambang, dan terisolasi, sehingga kemungkinan reproduksinya hampir tidak ada, dan terancam punah," ungkapnya lagi.

Sementara itu, Direktur Jenderal KSDAE, Wiratno menjelaskan bahwa translokasi sebagai langkah awal yang sangat penting dalam upaya menyelamatkan badak sumatra yang kini habitatnya kian terancam.

"Pemerintah Indonesia berkomitmen penuh, tidak hanya untuk upaya pengembangbiakan semi alami yang sekarang sedang berlangsung, tetapi juga untuk menjaga habitat alami Badak Sumatera, dengan harapan akhirnya melepaskan kembali satwa ke alam," imbuhnya.

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: