Jelang Natal Harga Cabai Merah Mulai Pedas di Pekanbaru

TrubusNews
M Syukur | Followers 0
28 Nov 2018   13:00

Komentar
Jelang Natal Harga Cabai Merah Mulai Pedas di Pekanbaru

Harga cabai di pasar Pekanbaru mulai naik (Foto : M Syukur)

Trubus.id -- Sebulan lagi tahun 2018 akan berakhir. Menjelang perayaan natal serta tahun baru, harga sejumlah barang pokok dinyatakan pedagang di sejumlah pasar di Kota Pekanbaru pasti naik dan sudah mulai terjadi akhir November ini.

Pantauan di Pasar Sukaramai dan Cik Puan, harga cabai merah mulai "pedas" khususnya yang berasal dari Sumatera Barat. Hal serupa juga terjadi pada harga telur serta bawang yang mulai merangkak naik.

Erna, pedagang di Pasar Sukaramai menyebut harga bawang merah per kilonya sudah Rp 28 ribu. Beberapa hari sebelumnya, harganya masih berkisar antara Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu.

"Naiknya akan berlangsung hingga Januari 2019, biasanya lebih mahal. Apalagi harga bawang putih," kata Erna, Rabu (28/11/2018) pagi.

Baca Lainnya: Harga Cabai Melonjak, Ini Sentra Produksi Cabai di Indonesia

Sementara Anton, pedagang telur di Pasar Cik Puan menyebut harga per butir yang naik Rp 200. Naiknya harga ini disebutnya sudah terjadi sepekan belakangan.

"Seminggu lalu masih Rp 1.300 per butir, sekarang sudah Rp 1.500," katanya.

Dia menyebut harga itu tidak akan turun lagi hingga akhir tahun karena sudah menjadi kewajiban di pasar karena meningkatnya permintaan.

"Distributor telur biasanya dari Medan dan Payakumbuh. Tidak akan ada cerita turun lagi, wajib naik, puncaknya Januari nanti baru setelah itu normal lagi," sebut pria berusia 39 tahun itu.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Gidion Arif Setiawan sebagai Kepala Satgas Pangan di Riau juga meninjau beberapa pasar di Kota Pekanbaru. Tinjauannya bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Riau serta Kepala Bulog Divre Riau untuk mengecek ketersediaan dan harga bahan pokok.

Baca Lainnya: Cabai dan Bawang Diperkirakan jadi Penyebab Deflasi pada September 2018

Kepada wartawan, Gidion didampingi Kasubdit I Reskrimsus AKBP Asep Iskandar menyebut cabai merah dari Bukittinggi sudah mencapai Rp 46 ribu per kilo. Kenaikan harga ini disebutnya sudah berlangsung sepekan.

"Namun untuk cabai merah dari Lampung dan Jambi masih normal Rp 32 ribu per kilo," kata Gidion.

Kesimpulan dari pantauannya itu, Gidion menyebut harga bahan pokok masih fluktuatif. Dia menyatakan ketersediaan menjelang akhir tahun masih cukup dan akan terus memantaunya untuk mencegah spekulan.

"Kalau fluktuasi harga tidak normal lagi akan dilakukan pengawasan ketat, kalau sekarang masih normal meski ada beberapa harga yang naik," sebut Gidion. 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan: