Kabupaten Nganjuk Siap Amankan Kebutuhan Bawang Nasional

TrubusNews
Astri Sofyanti | Followers 1
27 Nov 2018   21:00

Komentar
Kabupaten Nganjuk Siap Amankan Kebutuhan Bawang Nasional

Dirjen Hortikultura Kementan, Suwandi mengunjungi Kabupaten Nganjuk yang menjadi kawasan penyangga kebutuhan bawang merah nasional. (Foto : Doc/ Kementan RI)

Trubus.id -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya menjaga stabiliasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Untuk itu, Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa ketersediaan kebutuhan pangan khususnya bawang merah dan cabai harus aman.

Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi. Guna menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan, Kementan melakukan pendampingan khusus ke 14 kabupaten penyangga nasional termasuk melakukan kunjungan ke Nganjuk, Jawa Timur sebagai penyangga utama bawang merah.

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, Kabupaten Nganjuk memiliki potensi pengembangan bawang merah yang cukup besar. Luas panen mencapai 12.000 hektare (ha) per tahun sehingga menjadi yang terluas Se-Jawa Timur. Terlebih produktivitas rata-rata 10 ton per hektar maka potensi produksi dalam setahun bisa mencapai 120.000 ton. 

Baca Lainnya : Cegah Anjloknya Harga Bawang, Kementan Kelola Tata Tanam 2019

"Karenanya, kami optimistis ketersediaan bawang merah dari Natal sampai tahun baru aman dan tercukupi. Ini baru dari Nganjuk, ditambah Probolinggo, Malang, Sampang, Bojonegoro. Saya yakin ketersediaan aman," tulis Suwandi dalam siaran pers Kementerian Pertanian yang diterima Trubus.id, Selasa (27/11).

Suwandi menilai, dalam proses produksi bawang merah di Nganjuk dari hulu hingga hilir sudah bagus. Tinggal dimantapkan dan diperkuat hilirisasi hingga pengembangan industri olahan dan ekspor. 

"Pada aspek hulu perlu diperkuat dengan benih biji unggul TSS sehingga lebih efisien dan diikuti teknik pemupukan dan pengendalian OPT ramah lingkungan," paparnya.

Baca Lainnya : Demak Siap Penuhi Kebutuhan Bawang Merah Saat Natal dan Tahun Baru 2019

Sementara itu, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Irita menyebutkan luas panen sentra utama di Jawa Timur dalam setahun mencapai 38.000 hektar. 

Kabupaten Nganjuk seluas 12.000 hektar dengan produktivitas 12 ton, Probolinggo 5.500 hektar produktivitas 7,27 ton, Malang 4.200 hektar produktivitas 8,31 ton, Sampang 3.800 hektar produktivitas 7,91 ton, Pamekasan 2.400 hektar produktivitas 7,48 ton, Bojonegoro 2.800 hektar produktivitas 5,35 ton dan Kediri 1.800 hektar produktivitas 5,55 ton.

"Jadi luas panen satu tahun 38.168 hektar, produksi bisa mencapai 301.825 ton dengan konsumsi 107.875 ton sehingga surplus 193.950 ton. Ini bisa menjaga suplay dan pasokan nasional," sebutnya. [RN]

 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: