Minuman Tinggi Gula Lebih Berbahaya daripada Makanan Manis, Benarkah?

TrubusNews
Ayu Setyowati
27 Nov 2018   12:00 WIB

Komentar
Minuman Tinggi Gula Lebih Berbahaya daripada Makanan Manis, Benarkah?

Ice coffee (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Untuk mencegah diabetes, banyak orang menghindari makanan-makanan manis, namun tanpa rasa bersalah masih menenggak minuman-minuman manis bergula yang sedang tren, termasuk es kopi hingga bubble drink. Namun, minuman manis ternyata lebih berbahaya dibandingkan dengan makanan yang mengandung gula alami sebagai pemicu penyakit diabetes tipe 2.

Penelitian yang dilakukan tim dari rumah sakit St.Michael's Kanada ini menemukan, minuman manis mengandung fruktosa lebih berbahaya karena efeknya pada kadar gula darah. 

Baca Lainnya: Diabetes, Kontrol Gula Darah dengan 4 Makanan Ini 

Fruktosa merupakan gula alami yang terdapat dalam makanan, misalnya saja buah dan sayuran, atau pun madu. Fruktosa juga terkadang ditambahkan ke dalam makanan seperti kue-kue, soft drink, atau pun sereal, sebagai "gula bebas". Bentuknya bisa berupa gula pasir, gula halus, atau pun sirup jagung. 

Menurut analisa, minuman yang diberi gula tambahan bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes. Itu mengapa kita sebaiknya mulai membatasi asupannya. Namun, pengaruh buruk fruktosa itu tidak ditemukan pada buah dan sayuran yang mengandung fruktosa alami. 

Baca Lainnya: Polusi Bisa Jadi Faktor Pendorong Diabetes?

Meski begitu, penelitian ini masih berskala kecil sehingga dibutuhkan studi lebih lanjut untuk memastikannya. Kelebihan fruktosa diketahui dapat merangsang produksi sel lemak dan tidak merangsang produksi hormon leptin yang bertugas mengatur asupan dan pengeluaran energi. 

Oleh sebab itu, kelebihan fruktosa dikhawatirkan akan menyebabkan penumpukan lemak yang lebih cepat dibandingkan jika kelebihan glukosa. Kelebihan fruktosa memiliki efek yang sama dengan orang yang kelebihan makanan berlemak.

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: