Harga Sawit Hancur, Pemerintah Hapus Pungutan Hasil Ekspor

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
27 Nov 2018   12:30

Komentar
Harga Sawit Hancur, Pemerintah Hapus Pungutan Hasil Ekspor

sawit (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution menghapus pungutan ekspor minyak kelapa sawit maupun produk turunannya yang dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDP KS. Langkah ini ditempuh setelah harga minyak kelapa sawit menyentuh angka terendahnya dalam sejarah.

"Kami memutuskan untuk menghapus sementara pungutan bagi produk minyak sawit mentah (crude palm oil/cpo) dan seluruh turunnya dari sebelumnya sebesar US$50 per ton.  Setelah berdiskusi panjang kami kemudian sepakat,  pungutan kelapa sawit dan turunan untuk Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP KS) itu dengan harga yang sangat rendah diputuskan untuk dinolkan," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. 

Baca Lainnya: Anjloknya Harga CPO Tingkatkan PHK di Sektor Industri Sawit 

Darmin menuturkan harga CPO dalam seminggu terakhir cukup memprihatinkan, yakni hanya mencapai US$420 per ton. Padahal sekitar dua pekan lalu, harga CPO masih dikisaran US$530 per ton. 

Keputusan ini, menurut Darmin, akan berlaku setelah Menteri Keuangan, Sri Mulyani menandatangani Peraturan Menteri Keuangan sebagai payung hukum atas keputusan itu, pada 2 Desember 2018 mendatang. Saat ini, Sri masih menghadiri KTT G20 di Argentina.

Baca Lainnya: Setelah CPO Dilarang, Adakah Pengganti Nabati yang Cukup Memenuhi Kebutuhan Dunia?

Berdasarkan PMK Nomor 81/PMK.05/2018 tentang Tarif Layanan Umum Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit pada Kementerian Keuangan disebutkan, tarif pungutan untuk CPO adalah sebesar US$50 per ton, untuk turunan I US$30 per ton, dan turunan II US$20 perton.

Menurut Darmin, jika harga CPO sudah mulai membaik di kisaran US$500 per ton, tarif akan kembali diberlakukan. Namun, tarif tidak penuh, yakni US$25 per ton untuk CPO, turunan I sebesar US$10 dan turunan II US$5 per ton.

Pungutan sawit oleh BPDP KS sebelumnya dilakukan pemerintah untuk mendorong hilirisasi produk sawit. Dana pungutan selama ini digunakan, antara lain untuk subsidi selisih harga biodiesel dan program peremajaan (replanting) kelapa sawit. 

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan: