Pembangunan Bendungan Sadawarna Dikebut untuk 4.500 Ha Sawah

TrubusNews
Binsar Marulitua | Followers 0
26 Nov 2018   14:00

Komentar
Pembangunan Bendungan Sadawarna Dikebut untuk 4.500 Ha Sawah

Bendungan (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan pembangunan Bendungan Sadawarna, Subang bakal mengairi  4.500 hektare sawah di Jawa Barat. Saat ini, garapan proyek tersebut sedang dikebut dan ditargetkan rampung pada 2022.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan Bendungan Sadawarna akan menjadi sumber irigasi bagi sawah di Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu. Bendungan ini membendung aliran Sungai Cipunagara dengan luas dengan 498 hektare (ha) dan kapasitas 44 juta meter kubik.

"Pembangunan bendungan, embung, dan infrastruktur sumber daya air lainnya adalah upaya mencapai ketahanan air dan kedaulatan pangan," jelas Basuki Seperti dalam keterangan tertulis. 

Pembangunan Bendungan Sadawarna dibagi dalam dua paket dengan total nilai kontrak Rp1,86 triliun. Paket pertama digarap Kerja Sama Operasi (KSO) PT. Wijaya Karya - PT Daya Mulia Turangga - PT Barata Indonesi,  sedangkan paket kedua dikerjakan KSO PT. Nindya Karya – PT Adhi Karya.

Baca Lainnya: Bendungan di Karawang Jebol, Suplai Air ke 2.500 Hektare Sawah Terganggu

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Hari Suprayogi menerangkan Bendungan Sadawarna merupakan 1 dari 49 bendungan baru yang ditargetkan dibangun dalam periode 2015-2019. Dia berharap penyelesaian proyek bisa tepat waktu dan memenuhi aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi. 

“Pembangunan dilakukan dengan kerja 3 shift per hari, 7 hari per minggu, dengan tetap memperhatikan K3. Untuk mencegah penyimpangan, dilakukan pengawasan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR,” jelasnya.

Baca Lainnya: Lahan Pertanian Kita Begitu Luas, Kenapa Hasil Produksi Rendah?

Kepala Pusat Bendungan Direktorat Jenderal (Ditjen) SDA Kementerian PUPR Ni Made Sumiarsih menambahkan pembangunan Bendungan Sadawarna menjadi bendungan baru keenam yang kontraknya diteken pada 2018.

Sebelumnya, Kementerian PUPR telah menekan kontrak pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di Sumatra Selatan, Bendungan Bener di Jawa Tengah, dan Bendungan Sidan di Bali pada Oktober 2018. Sebulan berselang, kontrak pembangunan dua bendungan, yakni Bendungan Randugunting dan Bendungan Jlantah juga telah ditandatangan

  0


Anda belum login, masuk atau mendaftar disini


Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: