Ribuan Burung hasil Selundupan Dilepasliarkan di Tahura Lampung

TrubusNews
Syahroni
25 Nov 2018   19:00 WIB

Komentar
Ribuan Burung hasil Selundupan Dilepasliarkan di Tahura Lampung

Pelepasliaran burung sitaan yang diamankan dari Pelabuhan Bakauheni. (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Bandar Lampung melepasliarkan 1.536 ekor burung hasil sitaan yang diperoleh pihaknya dalam kurun waktu 3 hari di Taman Hutan Raya, (Tahura) Pesawaran, Lampung, Sabtu (24/11) kemarin.

Ribuan burung yang dilepasliarkan itu diantaranya ada jenis burung ciblek, kolibri, prenjak, trocok serta jalak kebo. Burung-burung itu sendiri diamankan sejak Rabu (21/11) hingga Jumat (23/11) lalu. Rencanannya, burung liar hasil tangkapan hutan itu akan dikirim ke pengepulnya di pulau Jawa.

Baca Lainnya : Paket Burung Kolibri dan Pleci Tujuan Cirebon, Diamankan di Pelabuhan Bakauheni

Burung-burung tanpa dokumen itu diamankan dari Pelabuhan Bakauheni. Setelah dilakukan pengujian bebas penyakit, burung-burung tersebut langsung dilepasliarkan. 

"Burung burung ini telah dilepasliarkan keesokan harinya (Sabtu 24/11) di Taman Hutan Raya ( Tahura ) Pesawaran Lampung, setelah dilakukan pengujian bebas penyakit flu burung oleh Balai Karantina Lampung," ujar Jumadh, dalam siaran persnya, Minggu (25/11).

Baca Lainnya : BKSDA Jatim Lepasliarkan Ratusan Burung Murai dan Cucak Hijau Hasil Sitaan

Direktur Eksekutif FLIGHT, Marison Guciano mengapresiasi tindakan ini. Ia mengatakan, pelabuhan Bakauheni merupakan jalur utama penyelundupan burung dari Sumatera ke Jawa. 

"Upaya Balai Karantina Lampung yang melakukan kerja sama dengan semua pihak, termasuk NGO, membuktikan bahwa mereka bekerja secara transparan dan memiliki komitmen kuat untuk memutus rantai distribusi burung ilegal dari Sumatera ke Jawa," ucap Marison. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          
Bagikan: