Jadi Tuan Rumah Hari Ikan Nasional di Jawa Tengah, Boyolali Siapkan Beragam Acara

TrubusNews
Syahroni
24 Nov 2018   07:00 WIB

Komentar
Jadi Tuan Rumah Hari Ikan Nasional di Jawa Tengah, Boyolali Siapkan Beragam Acara

Ilustrasi (Foto : Istimewa)

Trubus.id -- Kabupaten Boyolali tak hanya dikenal sebagai daerah penghasil susu saja. Yah, di Kabupaten Boyolali, ikan hias juga mendapat tempat di hati masyarakat. Hal ini terjadi karena kondisi air di wilayah ini yang sangat mendukung upaya budidaya ikan hias. Karena itu juga, puncak peringatan Hari Ikan Nasional Ke-5 Provinsi Jawa Tengah, akan dipusatkan di Kabupaten Boyolali.

Puncak perayaan Hari Ikan Nasional di Boyolali akan digelar selama 2 hari mulai hari ini (24/11) hingga Minggu (25/11) nanti. Berbagai persiapan pun dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan). Disnakkan Boyolali sendiri sudah menyiapkan serangkaian acara yang digelar di tiga tempat yang berbeda, yakni di Boyolali Aquatik di kawasan Tlatar, Alun Alun Kidul Boyolali dan Balai Sidang Mahesa.

Untuk gelaran yang berlokasi di Tlatar, Gubernur Jawa Tengah direncanakan akan meresmikan Boyolali Akuatik, yakni sebuah wahana untuk tempat edukasi mengenai perikanan. Sedangkan untuk di Alun Alun Kidul Boyolali, terdapat rangkaian lomba masak ikan, lomba inovasi olahan ikan, pameran produk hasil kelautan dan perikanan, dan pentas seni. Sementara di Balai Sidang Mahesa akan dikhususkan untuk para pecinta ikan hias Koi dan Louhan untuk gelaran kontes ikan hias.

“Komunitas pecinta ikan hias Boyolali bisa membuat aquascape di dalam Mahesa. Hampir 1000 aneka macam kontes ikan disana,” terang Kepala Disnakkan Kabupaten Boyolali, Juwaris kepada wartawan di Boyolali Akuatik, Jumat (23/11) kemarin.

Juwaris menambahkan, acara di Balai Sidang Mahesa nanti akan diramaikan oleh sekitar 800 peserta pecinta ikan koi, 150 pecinta ikan louhan, 20 peserta aquascape. Para pengunjung dan pecinta ikan hias bisa menonton berbagai jenis ikan yang dipamerkan selama dua hari dan tidak dipungut biaya masuk.

Ketua pelaksana kontes ikan hias, Heru Kristianto menjelaskan bahwa agenda tersebut sekaligus digunakan untuk bazaar ikan hias disamping para peserta mengikuti kontes. Adapun kriteria ikan hias yang akan berkontes dan dinilai meliputi struktur tubuh ikan, kulit ikan, pola pada ikan.

“Karena Boyolali airnya bagus dan sangat cocok untuk budidaya ikan koi arahan kita masyarakat untuk mengenal dulu, dan pada akhirnya lari ke budidaya ikan koi,” ujarnya.

Memperebutkan hadiah total senilai Rp 45 juta, diharapkan masyarakat bisamengenal lebih jauh lagi bahwa terdapat nilai bisnis yang cukup tinggi pada ikan hias terutama pada ikan Koi. [RN]

  0


500 Karakter

Artikel Terkait

Bagikan:          
Bagikan:          

Korban Tewas Akibat Covid19 Bertambah Jadi 1.800 Orang

Peristiwa   18 Feb 2020 - 14:22 WIB
Bagikan: